News
Disirami Bensin, Kepala Desa Nyaris Dibakar Hidup-hidup oleh Pengungsi, Ini Penyebabnya
Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, kejadian itu terjadi di posko pengungsian di perbukitan desa tersebut pada Jumat (4/10/2019) kemarin.
“Penyaluran bantuan harus sampai ke seluruh pengungsi, jangan pilih-pilih. Intinya semua pengungsi korban gempa harus mendapat haknya, jangan sampai ada pengungsi yang dapat lalu sebagian tidak,” kata politis PAN ini.
Baca: Talaud-Sulut Diguncang Gempa Magnitudo 6,7: Berikut Alasan Mengapa Indonesia Rawan Gempa
Follow & Like Halaman Facebook TribunManado:
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul: Kepala Desa Nyaris Dibakar Hidup-hidup oleh Pengungsi Gara-gara Bantuan Terpal Tak Sampai
Hari kejadian Gempa Bumi di Provinsi Maluku
Gempa bumi parah terjadi. Mengakibatkan banyak rumah hingga sarana dan prasarana rusak berat. Puluhan warga menjadi korban meninggal dunia.
Gempa terjadi Pada Kamis (26/9/2019) sekitar pukul 06.46 WIB, di Ambon.
Informasi awal hasil analisis BMKG menunjukkangempa Ambon berkekuatan magnitudo 6,8.
Namun, berdasarkan hasil pemutakhiran diubah menjadi magnitudo 6,6.
Episenter gempa Ambon terletak ada koordinat 3,43 LS dan 128,46 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 42 km arah timur laut Kota Ambon, Provinsi Maluku pada kedalaman 10 km.
Gempa bumi itu termasuk gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal.
Melansir dari Kompas.com yang memberitakan siaran pers BMKG, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa di wilayah Ambon ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar mendatar (strike slip fault).
Baca: Fakta Baru Kasus Pembunuhan di Pantai Kombi, Pelaku Sempat Potong Kulit Kelamin Korban
Baca: Akui 2 Tahun Tinggal Bersama Hilda Vitria, Kriss Hatta Tanyakan Soal Hukuman Bagi Orang Ketiga
Baca: Hasil Final DPR RI Dapil Sulut, JWS atau Hillary Lasut Pemenang Kursi ke 6? Ini Hasilnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pengungsi-gempa-di-ambon-maluku.jpg)