Lifestyle
Pakai Vape Selama 2 Tahun, Kondisi Paru-paru Pria 18 Tahun Ini Mengerikan
Adam yang berasal dari Gurnee, Illinois, Amerika Serikat harus meringkuk di rumah sakit
TRIBUNMANADO.CO.ID - Vape adalah jenis penghantar nikotin eletronik.
Vape atau rokok elektrik ketika dihisap akan menghasilkan uap air, alih-alih asap seperti pada rokok konvensional.
Adam Hergenreder baru sekitar dua tahun menggunakan vape.
Saat pertama kali menggunakan vape di tahun 2017, usia Adam baru 16 tahun.
Aroma mentol dan mangga adalah favoritnya.
Kini, Adam yang berasal dari Gurnee, Illinois, Amerika Serikat harus meringkuk di rumah sakit.
Baca: 7 Minuman Pengganti Kopi yang Bikin Mata Melek, dari Matcha tea Hingga Kombucha
Baca: 10 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, dari Sauna Hingga Konsumsi Kacang-kacangan
Baca: 10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula dan Susu, Bersihkan Perut Hingga Antioksidan Bagi Tubuh
Dia tak dapat bernapas tanpa bantuan aliran oksigen dari tabung.
Tim dokter yang menanganinya menyebut, berdasarkan hasil rontgen, pemuda 18 tahun ini memiliki gambaran paru-paru seperti orang berusia 70 tahun.
Kondisi paru-paru tersebut kemungkinan besar tak akan bisa kembali seperti semula, dan vape-lah yang diduga menjadi penyebabnya.
Adam hanya salah satu dari 27 pasien dalam beberapa minggu terakhir di Illinois, yang menderita kondisi serupa, dan semuanya merupakan pengguna rokok elektrik.
Bulan lalu, salah satu dari pasien tersebut meninggal.
Tak hanya itu, secara keseluruhan ada lebih dari 200 kasus serupa yang terjadi di 24 negara bagian di AS per akhir pekan lalu.
Data tesebut dilansir Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit Menular AS (CDC).
CDC membantu Departemen Kesehatan Masyarakat Illinois dalam menyelidiki kasus-kasus tersebut, bersama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS (FDA).
Atas munculnya kasus ini, Dinas Layanan Kesehatan mengeluarkan peringatan agar warga berhenti menghisap vape.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/adam-pemakai-vape-yang-sakit.jpg)