Tjahjo-Olly Cocok Jadi Menhan: Retno Didoakan Menlu Lagi

Peluang Olly Dondokambey duduk di kursi menteri pertahanan (menhan) kian terbuka lebar. Kandidat menhan dinilai seharusnya

Tjahjo-Olly Cocok Jadi Menhan: Retno Didoakan Menlu Lagi
ISTIMEWA
Gubernur Sulut Olly Dondokambey 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Peluang Olly Dondokambey duduk di kursi menteri pertahanan (menhan) kian terbuka lebar. Kandidat menhan dinilai seharusnya bukan berdasarkan latar belakang militer atau sipil. Yang terpenting, sosok ideal itu punya pengalaman dan profesional.

Isu pertahanan dinilai sebagai isu vital yang menuntut kepakaran. Pengalaman juga dibutuhkan di ranah ini, sehingga kursi menhan dinilai tak cocok buat kaum milenial, golongan yang belakangan digadang-gadang untuk menduduki posisi menteri.

Baca: Jokowi Pelajari Pasal demi Pasal UU KPK

"Sosok senior lebih bagus. Menyangkut kedaulatan negara dan isu pertahanan, diperlukan sosok berpengalaman. Posisi menhan bukan tempat belajar tapi tempat mengambil kebijakan," kata pengamat ketahanan nasional dan intelijen, Stepi Anriani saat berbincang, Rabu (11/9/2019).

Meski sosok senior lebih baik menempati posisi menhan, namun sosok senior tersebut idealnya bukan orang yang antikritik. Menhan ke depan perlu berpikiran terbuka, tak hanya menerima saran dari orang terdekat atau politikus tertentu saja, melainkan harus bersedia membuka telinga ke arah akademisi. Tak masalah apakah menhan nantinya orang parpol atau non-parpol.

"Seandainya ada profesional itu lebih bagus, bisa lepas dari kepentingan parpol. Kalau seandainya dari parpol, harus setop dari kegiatan parpolnya. Karena ini sudah bicara soal hidup matinya negara ini. Parpol dan nonparpol tidak masalah yang penting profesional," kata Anri yang menyabet gelar Master dari Program Studi Pengkajian Ketahanan Nasional Kekhususan Kajian Stratejik Intelijen Universitas Indonesia (UI) ini.

Nama Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey diplot ke kursi menhan sempat ramai diperbincangkan saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta jatah menteri dari PDIP lebih banyak lagi saat Kongres Nasional di Bali pada pertengahan Agustus lalu. Presiden Jokowi menjamin menteri PDIP lebih banyak dari partai lainnya.

Belakangan, selain nama Gubernur Sulut ini, muncul beberapa figur kandidat menham. Ada Erick Thohir, As'ad Said Ali pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Tjahjo Kumolo politikus PDIP yang saat ini menjabat Mendagri.

Baca: BJ Habibie Meninggal, Prabowo Ungkap Pernah Disebut Profesor oleh Presiden ke 3 RI

Kemudian Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjabat sebagai Panglima TNI, Gayus Lumbuun mantan hakim agung dan Rizal Sukma Duta Besar LBBP RI untuk Inggris.

Anggota Komisi I DPR RI, Fraksi PPP Lena Maryana Mukti, menyampaikan harapan sekaligus doa agar Retno kembali terpilih sebagai menteri luar negeri pada pemerintahan kali kedua Joko Widodo, Oktober mendatang.

Hal itu disampaikan Lena saat rapat kerja Komisi I DPR dengan Kementerian Luar Negeri di komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (11/9) kemarin.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved