NEWS
Penemuan Amunisi Proyektil Meriam di Kebun, Sempat Disimpan Lima Hari Oleh Seorang Petani
Seorang petani kaget saat menemukan adanya amunisi dari proyektil meriam. Dia pun langsung melaporkannya ke Kodim terdekat.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang petani kaget saat menemukan adanya amunisi dari proyektil meriam.
Dia pun langsung melaporkannya ke Kodim terdekat.
Benda yang diduga amunisi dari proyektil meriam jaman penjajahan, ditemukan seorang petani asal Kabupaten Brebes di area persawahan di wilayah Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.
Petani tersebut yakni Sardi (41) warga Desa Karangbale, RT 10 RW 4, Kecamatan Larangan, Brebes.
Amunisi tersebut ditemukan saat Sardi sedang mencangkul.
Danramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Dipo Suyatno mengatakan, pada saat mencangkul sawah, mata cangkul Sardi mengenai benda keras berupa besi.
Oleh Sardi, benda tersebut kemudian diambil dan dibawa pulang.
Baca: Tak Kunjung Pulang ke Rumah, Seorang Pria Ditemukan Ada Dalam Kobaran Api, Nyawanya Tak Tertolong
Baca: Bosan Terus Dianiaya, Wanita Ini Hilangkan Nyawa Suaminya, Dua Bagian Ini Yang Dipenggal
Baca: Bijaklah Dalam Memilih Makanan yang Tepat, Hindari Makanan Manis dari Diabetes, Cek Disini
Facebook Tribun Manado :
Baca: Temukan Benda Mirip Mortir saat Mencangkul, Warga Ini Ditemukan Saat Sedang Menimbun Lahan Kebun
Baca: Dapat Restu dan Bermodalkan Rayuan, Pria Ini Lakukan Adegan Dewasa Bertiga Bersama Istri Sah
Baca: Detik-detik Polisi Tembak Pemerkosa Anak Kandung, Kabur ke Kebun Sambil Acungkan Senjata
Instagram Tribun Manado :
"Seorang warga kami menemukan benda peninggalan perang yang belum diketahui jenis pastinya saat sedang mencangkul dan menggarap lahan pertanian di Margasari. Diduga itu amunisi dari proyektil meriam," katanya, Minggu (8/9/2019).
Diterangkannya, amunisi tersebut ditemukan pada Senin (2/9/2019) lalu.
Setelah lima hari disimpan, amunisi yang diduga masih aktif tersebut diserahkan ke Koramil Larangan pada Sabtu (7/9/2019) kemarin.
"Beruntung amunisi tersebut tidak meledak terkena hantaman cangkul karena telah membatu," paparnya.
Amunisi yang ditemukan memiliki panjang 10 centimeter dan lebar 7,5 centimeter serta dengan berat kurang lebih 2-2,5 kilogram.
Saat ini, benda tersebut disimpan di Kodim Brebes untuk segera dilaporkan ke Korem 071 Wijayakusuma, guna proses evakuasi dan identifikasi lebih lanjut.
“Kami sangat mengapresiasi Pak Sardi, yang atas kesadarannya menyerahkan bahan peledak tersebut kepada petugas keamanan. Sehingga tidak membahayakan pemilik rumah dan warga sekitarnya," pungkasnya. (Nal)
Ratusan Butir Amunisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penemuan-amunisi-dan-peluru-235236.jpg)