NEWS

Bosan Terus Dianiaya, Wanita Ini Hilangkan Nyawa Suaminya, Dua Bagian Ini Yang Dipenggal

Tega, seorang perempuan menghilangkan nyawa suaminya sendiri.Wanita ini sampai melakukan hal yang sadis.

ISTIMEWA
Selimut penuh darah dari suaminya (Daily Mail) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tega, seorang perempuan menghilangkan nyawa suaminya sendiri.

Wanita ini sampai melakukan hal yang sadis. Dia memenggal kepala dan memotong alat vital suaminya.

Dia pun bersimbah darah karena melakukan itu.

Wanita tersebut punya alasan yang kuat sehingga tega melakukan tindakan tersebut.

Dilansir dari SUAR dalam artikel 'Muak Selalu Dianiaya Suaminya, Sang Istri Akhirnya Potong Alat Vital Pasangannya Kemudian Dijadikan Makanan Anjing', kejadian tragis ini menimpa pasangan suami istri di Ukraina

Karena sudah muak dianiaya oleh suami, wanita tersebut memenggal kepala dan memotong alat vital pasangannya itu

Wanita tersebut bernama Maria (48) dan tinggal bersama suaminya di desa Obariv, utara Ukraina.

Baca: Wahono Nekat Bunuh Ayah Mertua Karena Sakit Hati Diminta Bercerai Dengan Istrinya

Baca: Camat Suruh Siswi SMK ke Rumah Dinas, Ajak Teman dan Beli Nasi, Tiba-tiba Hal Tak Mengenakan Terjadi

Baca: Tiba-Tiba Ada Memar di Tubuh, Dikira Dijilat Setan, Ternyata Ada Penjelasan Medis

Facebook Tribun Manado :

Baca: Kakak Beradik Meregang Nyawa Tewas Dikeroyok Selesai Nonton Konser Dangdut

Baca: Terkadang Pembuluh Darah Vena Menampakkan Wujudnya di Balik Kulit Tanganmu, Ini Faktanya

Baca: Pejabat Kemenhub Akan Gunakan Mobil Dinas Bertenaga Listrik, Ini Kata Budi Karya Sumadi

Instagram Tribun Manado :

Wanita ini mengatakan kepada polisi bahwa ia mengalami kekerasan dalam rumah tangga selama bertahun-tahun.

Ia pun memutuskan untuk membunuh suaminya karena menurutnya hanya itulah satu-satunya jalan keluar yang ia miliki.

Pembunuhan dilakukan ketika suaminya yang bernama Oleksandr (49) tertidur usai bekerja pada Shift malam.

Halaman
1234
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved