NEWS
Diduga Tak Kuat Menjalani Hidup Dengan Kesendirian, Pria Ini Gantung Diri
Telah ditemukan mayat tergantung di atas pintu kamar. Diketahui identitasnya yakni seorang pria berusia 65 tahun.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Telah ditemukan mayat tergantung di atas pintu kamar. Diketahui identitasnya yakni seorang pria berusia 65 tahun.
Diduga gantung diri karena penyebabnya depresi dan tak kuat menjalani kesendirian di rumahnya.
Suwignyo namanya, dia belum bisa menerima kenyataan pasca berpisah dengan sang istri.
"Korban ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di angin-angin atas pintu kamar. Ditemukan hari ini, sekira pukul 08.30 waktu setempat. Diduga korban alami depresi usai berpisah dengan sang istri," ujar Kasubag Humas Polres Malang AKP Ainun Djariyah ketika dikonfirmasi, Minggu (8/9/2019).
Ainun menambahkan, korban merupakan warga Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.
Secara kronologis, korban pertama kali ditemukan oleh Asmiyati (61) warga setempat yang merupakan adik kandung korban.
Merasa ada yang tak beres, Asmiyati mengecek keadaan rumah korban yang terpantau pintu rumah masih tertutup.
Baca: Pengakuan Mengejutkan Dari Wanita Cantik Ini, Katanya Video Menghancurkan Hidupnya
Baca: Tiba-Tiba Ada Memar di Tubuh, Dikira Dijilat Setan, Ternyata Ada Penjelasan Medis
Baca: YouTuber Ria Ricis Jadi Babysitter dan Belajar Berbahasa Melayu, Semuanya Dia Lakukan Untuk Ini
Facebook Tribun Manado :
Baca: Bosan Terus Dianiaya, Wanita Ini Hilangkan Nyawa Suaminya, Dua Bagian Ini Yang Dipenggal
Baca: Penemuan Amunisi Proyektil Meriam di Kebun, Sempat Disimpan Lima Hari Oleh Seorang Petani
Baca: Tak Kunjung Pulang ke Rumah, Seorang Pria Ditemukan Ada Dalam Kobaran Api, Nyawanya Tak Tertolong
Instagram Tribun Manado :
Asmiyati kemudian memanggil kakaknya untuk memastikan apa yang terjadi. Tak jua mendapat respon, Asmiyati lantas memanggil adiknya Abdul Gani (51).
Ingin memastikan kondisi kakaknya, Abdul Gani mencoba masuk ke dalam rumah dengan mencungkit jendela. Setelah berhasil memasuk, Abdul Gani tercengang.
"Saksi langsung mendapati kakaknya menggantung menggunakan tali pramuka yang diikatkan di atas angin-angin pintu kamar dengan memanjat kursi plastik," imbuh mantan Kasat Binmas Polres Malang ini.
Berdasarkan keterangan yang didapat dari keluarga, Ainun menjelaskan korban memiliki riwayat penyakit yang ia derita sampai saat ini.
"Diketahui korban menderita sakit darah tinggi , diabetes, dan depresi sering merasa ketakutan sendiri," ungkap Ainun.
Petugas kepolisian Polsek Wagir yang mendatangi lokasi, langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Wagir. Hasilnya, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga menerima kejadian ini sebagai bagian dari takdir.
"Tubuh korban tidak diketemukan adanya kekerasan dan diketemukan tanda –tanda di kemaluan korban keluar air mani," tutup Ainun. (*)
Diduga Karena Hutan Wanita Paru Baya Gantung Diri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-gantung-diri-q12515.jpg)