Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Kesehatan

Kenapa Demam Berdarah Sebabkan Kematian? Ini Penjelasannya

Sebagian besar kasus penyakit demam berdarah berakhir dengan kematian. Disebabkan oleh virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
internet
nyamuk pembawah demam berdarah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagian besar kasus penyakit demam berdarah berakhir dengan kematian.

Disebabkan oleh virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti, demam berdarah merenggut sekitar 390 juta orang setiap tahunnya.

Dengan adanya jumlah ini demam berdarah jelas bukanlah penyakit yang bisa diremehkan

Diketahui, seseorang yang mengalami demam berdarah harus melalui tiga fase demam berdarah untuk bisa dikatakan sembuh, diantaranya ada fase demam, fase kritis, dan fase penyembuhan.

Namun kebanyakan pasien demam berdarah yang meninggal dunia diakibatkan karena tidak mampu melewati fase kritis.

Dikutip dari CDC.gov, fase kritis yaitu kondisi dimana penderita DBD terlihat sudah membaik tapi sebenarnya kondisi kesehatan dan kekebalan tubuhnya menurun.

Itu terlihat karena adanya penurunan suhu tubuh hingga 37°C dan mulai dapat beraktivitas normal seperti biasanya.

Berita Populer

Baca: Imandi - Tambun Memanas Lagi, Aparat Kepolisian Siaga Penuh

Baca: Viral Seorang Guru Nyaris Bunuh Diri, Diselamatkan Muridnya, Alasan di Balik Kemauannya Mengharukan

Baca: VIRAL, 2 Siswa SMA di Manado Berkelahi, Masih Kenakan Seragam: Itu Baru Bilang Laki-laki

Padahal jika tidak segera ditangain, trombosit akan semakin menurun drastis dan bisa jadi mengakibatkan pendarahan yang sering tidak disadari.

Pada fase kritis, virus dengue penyebab DBD mulai beraksi merusak celah antarsel di pembuluh darah.  

Ketika celah antarsel ini melebar, maka cairan pada darah akan keluar melalui celah ini.

Diketahui, darah terdiri dari dua komponen yaitu plasma yang berupa cairan dan sel darah.

Meski plasma darah bisa keluar, namun celah tidak cukup besar untuk sel darah untuk keluar. 

Maka darah akan menjadi lebih kental, karena konsentrasi sel darah berbanding dengan plasma yang lebih banyak dari dari biasanya.

Pendarahan di dalam organ tersebut lambat laun dapat menyebabkan 'syok' akibat tekanan darah yang menurun drastis dalam waktu singkat.

Baca: Menikah dengan Lelaki Lebih Muda, Muzdalifah Tampak Langsing dan Stylish, Hingga Dipuji Warganet!

Baca: Foto Siti Badriah dan Krisjiana di Bathtub Tuai Cibiran, Sibad: Kami Mah Orangnya Cuek!

Baca: Pamer Foto Bareng Iwan Fals, Tas Mini Momo Geisha Jadi Sorotan, Harganya Fantastis

Syok disini bukan berarti kaget, tetapi sudah sampai tahap yang lebih parah.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved