Kriminal
Imandi - Tambun Memanas Lagi, Aparat Kepolisian Siaga Penuh
Naskah perdamaian baru jalan hitungan hari, Jumat (6/9/2019) warga kedua desa kembali berseteru.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - "Jangan biarkan damai ini pergi, jangan biarkan semuanya berlalu".
Lirik lagu tersebut dinyanyikan seorang warga kala menyaksikan perdamaian dua desa Tambun dan Imandi pekan lalu.
Nyanyian itu bak doa agar damai selalu bersemayam di dua desa bertetangga itu.
Sayangnya damai sulit bertahan lama disana.
Naskah perdamaian baru jalan hitungan hari, Jumat (6/9/2019) warga kedua desa kembali berseteru.
Perseteruan teranyar itu dipicu oleh kejadian penikaman terhadap seorang warga Imandi Jumat dini hari.
Dalam video yang diperoleh Tribun Manado, kedua warga hendak saling serang Jumat siang.
Suasana begitu mencekam.
Diiringi teriakan parau dan bunyi tiang listrik diketuk, warga bergerak.
Mereka membawa barang tajam seperti parang dan tombak.
Satu dua menenteng senapan angin.
Beruntung aparat Polres Kotamobagu sigap.
Mereka memang sudah berjaga disana sejak pecah pertikaian sebelumnya.
Mereka memisahkan kedua kelompok massa yang bertikai.
Beberapa kali aparat menembakkan tembakan peringatan ke udara.