Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Turis Tiongkok Dominasi Kunjungan Wisman ke Sulawesi Utara

"Selama ini memang turis Tiongkok sangat dominan. Kedepan, semoga bisa menambah kota-kota asal wisman sehingga bisa beragam."

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Fransiska_Noel
tribun manado/andreas ruauw
Turis Tiongkok berdoa di Klenteng Kwan Kong Manado, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulut didominasi turis asal Tiongkok.

Data BPS Sulut menyebut, pada Juli 2019 jumlah wisman Tiongkok yang datang mencapai 9. 793 orang. Jumlah itu setara 87,41 persen dari total wisman yang datang, yakni 73.137 orang.

Wisman Tiongkok sangat dominan. Bandingkan dengan urutan kedua, wisman Jerman yang jumlahnya cuma 159 orang atau setara 1, 42 persen dari total jumlah kunjungan

Kepala BPS Sulut, Dr Ateng Hartono mengatakan, dominasi wisman Tiongkok tak lepas dari program kerja sama penerbangan langsung dari sejumlah kota di Tiongkok ke Manado.

"Selama ini memang turis Tiongkok sangat dominan. Kedepan, semoga bisa menambah kota-kota asal wisman sehingga bisa beragam," kata Ateng kepada Tribun Manado, Selasa (03/09/2019).

Selain Tiongkok dan Jerman, negara asal wisman yang datang ke Sulut ialah Amerika Serikat 131 orang; Inggris 95 orang; Belanda 70 orang; Perancis 68 orang dan Malaysia 66 orang. Selengkapnya lihat grafis.

Dominannya turis Tiongkok berkat terobosan Pemprov Sulut yang membuka penerbangan langsung dari sejumlah kota di Negeri Tirai Bambu itu ke Manado.

Deputy Managing Director MM Travel, Leonard Parrangan bilang, hingga Juli 2019,  sudah 216 ribu wisman Tiongkok yang datang ke Sulut.

Jumlah itu merupakan akumulasi kunjungan sejak 2017.

MM Travel, agen perjalanan wisata yang mendatangkan wisman Tiongkok ke Manado bekerja sama dengan Lion Air

"Tahun ini kita targetkan bisa membawa 100 ribu wisman Tiongkok ke Manado," kata Parrangan.

Selang Januari hingga Juli 2019, jumlah wisman Tiongkok yang datang mencapai 54. 078 orang.

Rata-rata penumpang yang dibawa MM Travel menggunakan maskapai Lion Air, 9-10 ribu per bulan.  Ia merinci, pada Juni 4.842 orang dan Juli 7. 244.

Ribuan turis itu datang dari 8 kota di Tiongkok. Lima kota pertama, yakni Shanghai, Xi' An, Guangzhou, Tianjin, Changsa.

Pada Juli, ketambahan tiga kota baru yakni Wuhan, Nanjing dan Zhengzhou.
Dengan adanya ketambahan tiga kota ini, kini MM Travel dan Lion Air melayani pemberangkatan rata-rata 15 penerbangan per minggu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved