Renungan

RENUNGAN : Mukjizat yang Terlewatkan

Berjalan dengan tergesa-gesa dan saling berimpitan sehingga mereka tidak melihat mukjizat-mukjizat yang terjadi di depan matanya sendiri.

RENUNGAN : Mukjizat yang Terlewatkan
Ferdinand Ranti/Tribun Manado
Renungan Pdt Nico Gara Tanah yang Baik 

Renungan oleh :
Pdt Nico Gara
Mantan Sekkum Sinode GMIM

Renungan Rabu, 4 September 2019
Bacaan : Ulangan 4:1-9
Setahun: Yehezkiel 14-16
Nats: "Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu." (Ulangan 4:9)

Menurut cerita kuno orang Yahudi, waktu bangsa Israel keluar dari Mesir di bawah pimpinan Musa, dalam deretan panjang mereka berjalan dengan tergesa-gesa dan saling berimpitan sehingga mereka tidak melihat mukjizat-mukjizat yang terjadi di depan matanya sendiri.

Rupanya cerita kuno ini menjadi cermin yang mengingatkan betapa seringnya mukjizat Tuhan terlewatkan begitu saja karena kita disibukkan oleh perkara yang lain.

Kitab Ulangan berisi pengulangan Hukum Tuhan untuk diterapkan dalam situasi kekinian sang penulis.

Tokoh Musa tak jemu-jemunya mengingatkan umat Israel untuk hidup seturut dengan hukum-hukum-Nya (ay. 2).

Mengapa?

Sebab mereka telah melihat dan mengalami sendiri pekerjaan Tuhan yang besar dalam kehidupannya (ay. 3, 9).

Pengalaman keluarnya (dari Mesir) menjadi suatu pengantar yang penting bagi perjalanan iman Israel berikutnya dari generasi ke generasi (ay. 9b).

Melupakannya adalah suatu kesalahan dan kelalaian yang amat fatal.

Halaman
12
Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved