NEWS
Lama Tak Terdengar, Begini Nasib Ryan Jombang si Pelaku Mutilasi 11 Orang, 1 Korban Orang Manado
Ryan Jombang pernah jadi sosok menakutkan di Indonesia karena memutilasi banyak orang. Begini kabarnya sekarang dengan keadaan yang jauh berbeda.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Lama Tak Terdengar, Begini Nasib Ryan Jombang si Pelaku Mutilasi 11 Orang, 1 Korban Orang Manado.
Ryan Jombang pernah jadi sosok menakutkan di Indonesia karena memutilasi banyak orang.
Begini kabarnya sekarang dengan keadaan yang jauh berbeda.
Baca: 10 FAKTA Pembunuhan Rindy Rondonuwu, Polisi Beber Soal Sosok Wanita yang Diduga Jadi Pemicu
Baca: Elza Syarief Lapor Nikita Mirzani ke Mabes Polri & Tuding Informan Polisi untuk Lapor Artis Narkoba
Baca: Warga +628 Dihebohkan dengan Kontool : Kami Menyadari Arti Kontool Dalam Bahasa Anda
Kronologi kasus
Tahun 2010, hampir tiada hari tanpa pemberitaan tentang Verry Idham Henryansah alias Ryan Jombang yang kala itu berusia 34 tahun.
Ryan Jombang menjadi tersangka pembunuhan 11 orang di Jombang dan Jakarta.
Paling tidak, pemberitaan yang "berlebih" itu telah menguak sedikit siapa sosok Ryan dan siapa saja sosok 11 korban yang "dihabisi" di Jakarta (satu orang) dan di Jombang (10 orang).
Bahkan, motif pembunuhan berantai juga sudah terkuak yakni cemburu dan materi/ekonomi.
Motif cemburu terungkap dalam kasus mutilasi terhadap teman dekatnya Heri Santoso hingga tujuh potongan di Depok, lalu dibuang di Jl Kebagusan, Jakarta (12/7/2008).
Sementara itu, dalam kasus pembunuhan 10 orang di belakang rumah orangtua Ryan di desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, kabupaten Jombang, Jatim, selama kurun 2006-2008 terbukti bermotif materi/ekonomi.
BERITA POPULER:
Baca: Serang ART Hingga Tewas, Anjing Bimo Aryo Ternyata Juga Pernah Terkam Kuli Bangunan dan Wanita Tua
Baca: Bermodal Obat Pereda Batuk Bisa Kencani Wanita Cantik
Baca: Sempat Tak Direstui Nikahi Gadis Afrika, Pria Ini Ceritakan Perjuangannya Meluluhkan Hati Orang Tua
"Motifnya memang keinginan seketika untuk menguasai barang-barang milik korban, tapi Ryan tak selalu lancar mewujudkan keinginan seketika itu," kata Direskrim Polda Jatim Kombes Pol Rusli Nasution kala itu di Surabaya (31/7/2008), seperti dilansir Surya.co.id kantor berita Antara.
Dalam konferensi pers bersama psikiater Polda Jatim AKBP dr Roni Subagio, Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Rudy Herdisampurno, dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Pudji Astuti, ia menyatakan tiga korban Ryan sempat melawan.
"Ada tiga korban yang sempat berantem dengan Ryan yaitu Vincentius Yudi Priono (Wonogiri, Jateng), Guruh Setio Pramono (Nganjuk, Jatim), dan seseorang yang disebutnya Graddy (marga Tambunan, Manado)," katanya.
Menurut dia, korban umumnya dikenal Ryan, tapi mereka bertemu di berbagai tempat, kemudian diajaknya ke rumahnya di Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.