Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Indonesia Kontra Malaysia: Pertaruhan Kebanggaan Negara

Timnas Indonesia melakoni laga perdana dengan menjamu Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
antara
Pemain timnas Indonesia Stefano Lilipaly (keempat kanan) bersama rekan setimnya mengikuti sesi latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (4/9/2019). Latihan tersebut sebagai persiapan melawan timnas Malaysia pada 5 September dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022, Grup G Zona Asia. 

McMenemy memastikan bahwa timnas Garuda akan tampil menyerang. McMenemy merasa laga di kandang ini adalah kesempatan meraih poin penuh. Hasil positif sangat dibutuhkan timnas Indonesia sebagai modal mereka untuk menatap laga-laga selanjutnya.

"Ketika melawan Malaysia, kami mau menguasai dan mengontrol pertandingan. Kami tak akan bertahan melawan Malaysia. Kami akan mencoba menyerang mereka dan tentunya kami akan mencoba menciptakan peluang. Ini adalah rumah kita, ini adalah Jakarta, ini adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno," ucap McMenemy.

Dua pemain timnas Indonesia berpengalaman berkompetisi di Malaysia. Keduanya adalah Saddil Ramdani dan Andik Vermansah.

Saddil membela Pahang FA sedangkan Andik Vermansah pernah bermain untuk Selangor FA dan Kedah. "Sangat penting ya pengalaman yang dibawa oleh Saddil dan Andik," ujar Simon McMenemy.

"Sadil lebih tepatnya dia sudah main di empat tim berbeda tahun lalu dan pengalaman yang bisa dibawa ke tim sangat penting. Kita semua tahu Saddil itu sangat muda dan kemarin ketika Greg Nwokolo cedera, akhirnya kita punya kesempatan untuk memanggil Saddil ke timnas Indonesia," tutur pelatih asal Skotlandia itu.

Menghadapi Malaysia tentu memiliki gengsi tersendiri bagi Indonesia. Tak jarang laga timnas Indonesia melawan Malaysia berjalan panas dan diprediksi laga ini pun akan berjalan panas akibat seperti yang pernah terjadi pada pertemuan sebelum-sebelumnya.

Menghadapi pertandingan ini, pelatih timnas Malaysia Tan Cheng Hoe secara resmi membawa 24 nama pemain. Di antaranya menyertakan nama sejumlah pemain muda.

Ada empat pemain timnas Indonesia yang berpengalaman bermain di Malaysia, yakni Andik Vermansah, Evan Dimas, Ferdinand Sinaga, dan Saddil Ramdani.
Saddil menjadi satu-satunya pemain timnas Indonesia yang masih berkarier di Malaysia, tepatnya bersama klub Pahang FA.

Tuan rumah Indonesia sudah menyiapkan kendaraan taktis Barracuda untuk mengantar skuat Malaysia dari hotel menuju stadion.

Namun tim nasional Malaysia menyatakan tidak akan naik kendaraan barracuda saat menuju Stadion Gelora Bung Karno. Seperti disampaikan Deputi Sekjen Bidang Pengembangan Bisnis Marshal Masiita.

"Naik barracuda seakan-akan mau perang. Tidak. Jangan. PSSI tidak ingin dibuat mencekam. Ini sama seperti PSM vs Persija di Makassar. Kami tak ingin ingin dibuat mencekam," kata Marshal.

PSSI, lanjut Marshal, tak ingin membuat suasana pertandingan seakan mencekam. "Kami bersyukur sekali Polda Metro Jaya sudah bantu kami semuanya. Karena mereka juga tahu ini laga penting. Sudah lama juga tak ketemu Malaysia. Ini Kualifikasi Piala Dunia 2022, tensinya tinggi," ujarnya.

"Tapi kami akan lihat nanti. Sejauh ini tak ada yang aneh-aneh. Tak ada permintaan di luar pertandingan friendly atau laga biasa," jelasnya.

Marshal meminta suporter timnas bisa menjaga situasi agar pertandingan bisa berjalan lancar. "Rivalitas cuma 90 menit. Selebihnya teman. Itu yang kami bilang saat FAM datang ke sini," kata Marshal.

"Ini bukan mau ribut. Kita tetangga ASEAN. Kita satu rumpun," jelasnya menambahkan. FAM sendiri meminta alokasi 3500 tiket untuk suporter mereka. (Tribunnews/Abdul Majid/Bolasport)

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved