Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

TPA Sumompo Segera Ditutup, Sampah di Kota Manado Diselesaikan dengan Cara Pembakaran

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut mengatakan TPA Sumompo saat ini masih dalam proses penutupan dan akan dialihfungsikan menjadi ruang publik.

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
Wali Kota Manado, Vicky Lumentut meninjau TPA Sumompo beberapa waktu lalu 

TRIBUNMANAOD.CO.ID - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo akan ditutup Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dan akan dialihfungsikan menjadi hutan kota.

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut mengatakan TPA Sumompo saat ini masih dalam proses penutupan dan akan dialihfungsikan menjadi ruang publik.

"TPA kita sudah sementara proses penutupan jadi TPA tahun ini saya pastikan itu sudah tidak digunakan lagi sambil menunggu TPA Regional yang dibangun oleh provinsi di daerah Minahasa Utara," ujarnya, kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (3/9/2019).

Ia menambahkan, sambil menunggu hadirnya TPA Regional, sampah akan diselesaikan dengan dua pendekatan.

"Berbasiskan kecamatan dengan cara dibuatkan kompos dan pembakaran," ucapnya.

Lanjutnya, di setiap kecamatan nantinya akan disipkan pembuatan kompos dan tempat pembakaran sampah, sampah tidak boleh dibakar di alam terbuka ada undang-undang yang mengatur melarang itu, jadi tidak boleh ada sampah yang dibakar bebas.

"Nah kami sudah konsultasi dengan kementerian lingkungan hidup melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado menyampaikan solusi kami termasuk pembakaran sambil menunggu TPA Regional, maka di izinkan dengan menggunakan alat pembakar dengan suhu di atas 800 derajat celcius, jadi alat pembakar itu harus di atas 800 derajat celcius baru diizinkan melakukan pembakaran sampah, karena kalau di atas itu dia akan tidak akan polusi yang akan mengganggu kehidupan kita," jelasnya.

Ia mengatakan, untuk sata ini alat pembakar satu-satunya milik Pemkot Manado berada di pasar retsorasi Malalayang.

"Dan alat yang sudah ada satu kami coba sekarang ada di Pasar Restorasi Malalayang dengan suhu di atas 1200 derajat celcius," ucapnya.

Pihaknya berencana akan menghadirkan 5 titik untuk diletakannya pemabakaran sampah di Kota Manado.

"Tahun depan sisanya, sehingga semua kecamatan punya alat pembakar sampah, nah jadi TPA di Sumompo kami tutup dan sekarang sudah mulai dilakukan penimbunan tanah jadi kita dorong, kita atur, kemudian mulai ditaru tanah dan tempat tertentu kita mulai lakukan penghijauan, kita mulai tanam pohon di sana," ucapnya.

Ia berharap, suatu saat TPA Sumompo akan menajdi ruang publik yang banyak dikunjungi oleh warga.

"Harapan kami suatu ketika entah 3 atau 4 tahun kemudian ruang itu menjadi ruang publik, kalau dulu kita hindari ke depan menjadi tempat yang dicari orang karena terjadi penghijauan," tandasnya. (ana)

Baca: Orang Miskin Bakal Sulit Berobat: Pemerintah ‘Lempar Bola’ Bayar Iuran

Baca: Sandiaga Uno Diusir dan Ditampar Prabowo Subianto? Ini Pengakuan Terbuka Wagub Jakarta ke 30

Baca: Jokowi Segera Umumkan 5 Komisioner KPK Hasil Seleksi Pansel, Hendardi: Kami Sudah Seleksi Ketat

FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO

Baca: TERUNGKAP, Mantan TNI AL Nekat Bakar Pajero Sport Karena Dipicu Masalah Sepele Ini

Baca: Wanita Mabuk Ini Menangis Pagi-pagi Buta di Dalam Toilet, Ternyata Ada yang Mencengkeramnya

Baca: Meski Wilayahnya Luas, Mengapa China Hanya Punya Satu Zona Waktu Resmi? Ini Penjelasannya

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO

Baca: Tak Tahu Kapan Menjemput Ajal, 5 Artis Ini Telah Siapkan Perlengkapan Kematian

Baca: Tak Hanya BLACKPINK & TWICE Bakal Comeback Bulan September 2019, Yuk Simak Daftar Lengkapnya!

Baca: Beredar 6 Foto Jadul Artis Saat Masih Sekolah, Terungkap Perubahan Syahrini Hingga Dian Sastro

Baca: Liverpool Bakal Untung Rp 753 Miliar Jelang Penutupan Bursa Transfer Musim Panas

Baca: Peluang dan Dampak Bagi Malaysia Setelah Ibu Kota Indonesia Resmi Dipindahkan ke Kaltim, Apa Saja?

TONTON DAN SUBSCRIBE

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved