Tanah di Ibu Kota Baru Rp 2 Juta per Meter: Jual kepada Pembeli Individu Bukan Developer

Pemerintah berencana menjual tanah di lokasi ibu kota baru, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kuatai Kartanegara.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Kolase Tribun Manado/Foto dari berbagai sumber
Nama Kecamatan Samboja mendadak populer karena dikaitkan dengan lokasi ibu kota baru Indonesia. 

"Itu pun ada syaratnya, kendaraan ramah lingkungan, seperti mobil listrik," kata Jokowi saat bertemu dengan lebih dari 35 pemimpin redaksi media massa di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/9).

Menyangkut negara yang memiliki ciri khas kota cerdas (smart city), Jokowi mencontohkan praktik pengurusan izin di Singapura. Di negera Singa itu, proses perizinan sangat ringkas, mudah dan cepat.

"Urusan perizinan di Singaprua dapat dilakukan dari sini, dari hangphone. Kita ingin seperti Singapura, smart city, semua urusan mudah, secara online," ujarnya.

Masih menurut Jokowi, pemindahan ibu kota juga sangat penting sebab daya dukung Jakarta sudah tidak memadai. Kepadatan penduduk, dan kemacetan lalu-lintas sudah sangat parah. Hal itu, selain karena pertumbuhan penduduk, juka karena kota Jakarta menyatu dengan kasawan industri, pedangan dan pemerintahan.

"Ibu Kota baru, di Kaltim, saya pastikan tidak ada kawasan industri, kecuali industri kreatif, atau pusat perdagangan jasa, mungkin. Pusat keuangan pun masih kami kaji dengan BI (Bank Indonesia)," ujarnya. (amb)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved