Umat Nasrani Kebaktian Jenazah di Halaman Masjid: Ini Kata Menteri Agama
Indahnya toleransi! Sebuah video viral peti jenazah umat Nasrani di halaman Masjid Darussalam, Cempaka Baru Tengah
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Indahnya toleransi! Sebuah video viral peti jenazah umat Nasrani di halaman Masjid Darussalam, Cempaka Baru Tengah, Jakarta Pusat untuk upacara jenazah beberapa hari ditanggapi pengurus masjid.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darussalam, Harry Tjasmo, menjelaskan kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Minggu (25/8) lalu.
Baca: Fakta atau Mitos, Minum Perasan Air Jeruk Dicampur Kecap Manis Redakan Batuk?
Semula, Kanit Intel Polsek Kemayoran AKP Ninggor Gultom meminta izin kepada Harry untuk meletakkan peti jenazah istrinya di halaman Masjid Darussalam. Menurut Harry, gang menuju tempat tinggal AKP Ninggor Gultom ini tak muat untuk memasukkan peti jenazah sang istri.
Sementara, pihak keluarga jenazah harus melakukan peribadatan atau penghormatan terakhir terhadap jenazah. Pun agar pihak keluarga jenazah yang banyak dikunjungi saudara dan kerabatnya tersebut dapat berdoa dengan nyaman.
"Rumah pak Gultom di dalam gang, itu tidak muat untuk meletakkan peti. Alhasil, saya langsung izinkan," jelas Harry.
Harry mengatakan tak ada alasan untuk melarang AKP Gultom meletakkan peti jenazah istrinya di halaman Masjid Darussalam. Sebab, sesama manusia harus saling berbuat kebaikan tanpa pandang bulu.
Baca: Yenny Wahid Bantu Presiden Jokowi Redakan Ketegangan di Papua
"Tidak ada alasan sama sekali. Karena saya dan pengurus masjid, dari dulu ingin berniat baik terhadap siapapun," tuturnya.
Harry melanjutkan, warga setempat sedari dulu selalu berbuat baik dan saling menjunjung perbedaan. Komunikasi dan hubungan personal, sambung Harry, harus dirajut sebaik-baiknya.
"Mau Islam, Kristen, Hindu, Buddha atau agama lainnya, harus menjaga kerukunan. Karena kita bangsa Indonesia. Itulah bentuk toleransi antar umat beragama," ucapnya.
Diketahui Senin(26/8) peti jenazah istri AKP Ninggor Gultom ini langsung dibawa ke tempat pemakaman umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Anak kedua AKP Ninggor Gultom, Retta Putri Sapta Marga, mengatakan warga setempat langsung membantu membereskan barang-barang dari upacara peringatan terakhir terhadap jenazah ibunya.
Retta, sapaannya, menyatakan warga setempat atau tetangganya yang dari umat Islam selalu berbuat baik terhadap keluarganya. "Bahkan, tetangga saya membantu membuat tatakan peti jenazah Ibu saya dari kayu," ujar Retta di kediamannya yang berdekatan dengan Masjid Darussalam.
Retta melanjutkan, tetangganya pun membuatkan minuman teh manis untuk para saudaranya yang datang melayat. "Waktu itu, saya, bapak, dan keluarga lainnya tidak kepikiran dan tidak sempat untuk bikin minuman. Dan untungnya tetangga pada membuatkan teh manis untuk saudara saya," jelas Retta.
Lebih jauh Retta mengatakan video viral peti jenazah ibunya tersebut dinilai biasa-biasa saja. Sebab, kata dia, beberapa tahun lalu pun sang nenek meninggal dan mendapat simpati serta empati dari tetangga sekitar.
"Biasa saja menurut saya. Karena waktu nenek saya meninggal beberapa tahun lalu, tetangga-tetangga semua membantu. Sama kayak seperti ini," kata Retta.
Retta melanjutkan, video viral sang ibu dinilai lantaran perkembangan media sosial semakin canggih. Sehingga, lanjutnya, video peti jenazah ibunya itu dapat lebih cepat tersebar dibanding pada tahun saat neneknya meninggal dunia.
Baca: Mapaba Akbar PMII: Islam Rahmatan Lil Alamin dan Nasionalisme Sebagai Kesadaran Sejarah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ruangan-menteri-agama-digeledah.jpg)