News
Memek Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, Salah Satu dari 3 Ciri Khas Aceh yang Dinobatkan
Makanan menyerupai bubur ini merupakan kuliner asli Pulau Simeulue di Aceh yang dinobatkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Indonesia dikenal dengan keberagaman budaya, ciri dan kekhasannya.
Selain juga memiliki kekayaan alam yang beragam, Indonesia juga mempunyai aneka kuliner yang unik.
Salah satunya adalah kuliner khas Aceh yang bernama memek.
Makanan menyerupai bubur ini merupakan kuliner asli Pulau Simeulue di Aceh yang dinobatkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.
Penetapan tersebut dilaksanakan dalam sidang yang berlangsung di Hotel Millennium Jakarta pada 13-16 Agustus 2019.
Memek memiliki bentuk yang mirip dengan bubur.
Makanan ini terbuat dari beras ketan gongsen, pisang, santan yang sudah dipanaskan, gula dan garam.
Baca: Menteri BUMN Diganti, Diduga Ada Kebijakan Strategis, Langgar Perintah Jokowi?
Baca: VIDEO VIRAL Bocah 10 Tahun Disetubuhi Paksa, Pura-pura Tanya Alamat hingga Lari Berdarah-darah
Baca: Hindari 6 Jenis Sayuran Ini Bagi Anda Penderita Asam Urat, Cegah Sebelum Terlambat
FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO
Untuk membuatnya, diperlukan waktu sekitar satu jam.
Makanan ini bisa disantap saat panas ataupun dingin.
Berdasarkan Informasi dari laman resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh,
nama memek berasal dari mamemek yang berarti mengunyah-ngunyah atau menggingit.
Namun, masyarakat setempat lebih populer menyebutnya memek.
Masyarakat biasa membuatnya untuk hidangan berbuka jadi sangat umum dijumpai ketika ramadhan.
Namun, sejak makanan ini dinobatkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/memek-makanan-khas-aceh.jpg)