Breaking News
Senin, 8 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info BMKG

Info BMKG: Terjadi Gempa Bumi di Labuan Bajo NTT pada Dini Hari, Senin 8 Juni 2026

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin dini hari, 8 Juni 2026.

Tayang:
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Akun X BMKG
BMKG - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin dini hari, 8 Juni 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan melalui akun X BMKG, bahwa guncangan terjadi tepat pada pukul 00:42:07 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin dini hari, 8 Juni 2026.
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan melalui akun X BMKG, bahwa guncangan terjadi tepat pada pukul 00:42:07 WIB.
  • Menurut analisis BMKG, pusat gempa berada di koordinat 8,87 Lintang Selatan (LS) dan 119,67 Bujur Timur (BT).

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin dini hari, 8 Juni 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan melalui akun X BMKG, bahwa guncangan terjadi tepat pada pukul 00:42:07 WIB.

Menurut analisis BMKG, pusat gempa berada di koordinat 8,87 Lintang Selatan (LS) dan 119,67 Bujur Timur (BT).

Secara geografis, titik tersebut berjarak sekitar 48 kilometer di arah Barat Daya Labuan Bajo, NTT.

Gempa ini tergolong sebagai gempa dangkal dengan kedalaman pusat gempaberada di 10 kilometer di bawah permukaan bumi.

BMKG menekankan bahwa data yang dibagikan ini mengandalkan kecepatan. 

"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," terang BMKG dalam akun X BMKG.

Catatan:

Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah. 

Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.

Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.

Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.

Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.

BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved