Lifestyle

Ajarkan Anak Bersikap Sportif Menerima Kekalahan, Ini 5 Caranya

Beberapa cara di bawah ini bisa kita tiru dalam mengajarkan sikap sportivitas pada anak. Yuk ikuti tips di bawah ini

Ajarkan Anak Bersikap Sportif Menerima Kekalahan, Ini 5 Caranya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam sebuah kompetisi, memang dan kalah adalah sesuatu yang wajar.

Menang bisa saja karena faktor keberuntungan, tapi faktor kemampuan juga menjadi faktor sebuah kemenangan tentunya.

Menjadi masalah jika seseorang tak mau menerima kekalahannya dengan sportif.

Inilah yang menjadi pekerjaan rumah orangtua untuk mendidika anak tentang sportivitas sejak dini.

Apalagi sebagai orang tua, kita tidak bisa terus menyenangkan hati anak dan memberinya kemenangan.

Tepat seperti yang diungkapkan Vickie Falcone, penulis You Can't Make Me: How to Parent With More Connecting and Less Correcting, kalau ada saatnya anak harus mengalami kegagalan dan tahu bahwa rasa kecewa akibat kalah itu wajar dan sangat manusiawi.

Baca: Anak Terlambat Bicara tak Berarti Autisme, Kenali Gejalanya

Baca: 7 Mitos yang Beredar Tentang Anak Autis dan Kebenarannya

Baca: Waspada Hoaks! Ini 5 Hal yang Tidak Menyebabkan Autisme

Tapi tetap ada batasan-batasan yang perlu diperhatikan agar tidak larut dalam kesedihan dan akhirnya melakukan sesuatu hal yang merugikan.

Beberapa cara di bawah ini bisa kita tiru dalam mengajarkan sikap sportivitas pada anak. Yuk ikuti tips di bawah ini.

1. Wajar Jika Kecewa

Kita perlu mengajarkan anak bahwa rasa kecewa akibat kekalahan yang diterimanya merupakan hal yang wajar.

Halaman
123
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved