Info
Mendengarkan Suara Aneh Saat Mendaki, Seorang Pendaki Ternyata Mengalami Psikosis, Ini Penjelasannya
Sebagai pecinta alam tentu pernah mendaki gunung. Dan mendaki gunung memang kegiatan yang penuh dengan risiko.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagai pecinta alam tentu pernah mendaki gunung.
Dan mendaki gunung memang kegiatan yang penuh dengan risiko.
Tak hanya medan yang terjal, kita juga tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di alam.
Saat mendaki pun terkadang kita mendengar suara-suara aneh yang membuat bulu kuduk merinding.
Suara-suara aneh tersebut sering dikaitkan dengan peristiwa pendaki yang tersesat atau kecelakaan.
Memang, setiap gunung memiliki sisi mistis tersendiri.
Namun, suara-suara aneh yang kita dengar saat mendaki belum tentu terkait dengan hal menyeramkan itu.
Baca: Operasi Plastik Untuk Kecantikan, Keluarkan Uang Ratusan Juta, Hasilnya Ada Lubang Yang Tak Sesuai
Baca: TERBARU Kasus Terbakarnya Empat Anggota Polisi, Lima Orang Mahasiswa Ditetapkan Sebagai Tersangka
Baca: Pria Ini Curi Senjata Api Milik Polisi dan Terjadi Baku Tembak, Nyawa Pelaku Tak Terselamatkan
Facebook Tribun Manado :
Baca: Polisi Pangkat Tiga Melati Adu Mulut Dengan Sat Pol PP Saat Dini Hari di Tempat Hiburan Malam
Baca: Satpam Ini Bermain Dengan Ular di Kompleks Perumahan, 30 Menit Kemudian Dia Lemas, Ternyata Digigit
Baca: Terkena Puting Beliung, Pemerintah Bawa Bantuan bagi Warga di Desa Ini!
Instagram Tribun Manado :
Kejadian ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Dr Hermann Burgger, pimpinan Institute of Mountain Emergency Medicine di Eurac Research Italy, mengungkap atmosfer dan ketinggian gunung dapat membuat orang-orang mengalami fase ‘gila’ sesaat.
Semakin tinggi posisinya di gunung, para pendaki akan semakin mudah menangkap suara-suara misterius, yang entah berasal dari mana.
Hal ini disebabkan karena pendaki mengalami psikosis, alias gangguan mental yang membuat seseorang sulit membedakan mana kenyataan dan mana halusinasi.
Orang yang mengalami psikosis cenderung tidak sadar dengan apa yang terjadi pada diri mereka saat itu.
Selain efek psikosis, para ahli meyakini suara-suara misterius saat naik gunung juga berhubungan dengan penyakit ketinggian alias altitude sickness.
Penyakit ketinggian adalah kondisi yang biasa menyerang pendaki gunung pada ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut.
Altitude sickness umum terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen sehingga menyebabkan pusing, mual, dan gangguan keseimbangan.
Semakin tinggi kita mendaki, semakin sedikit kadar oksigen yang tersedia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-naik-gunung-235235.jpg)