Berita Internasional

Kronologi Lengkap Perang Dagang AS Vs China, Sudah 30 Kali Sejak 2016

Trump juga mengatakan tarif impor produk dari China senilai US$ 300 miliar akan dikenakan tarif 15%, bukan sebesar 10% seperti yang direncanakan

Kronologi Lengkap Perang Dagang AS Vs China, Sudah 30 Kali Sejak 2016
kompas.com
Perang dagang antara China dan AS 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Amerika Serikat (AS)-China kembali menegang dengan adanya perang dagang kedu negara tersebut.

Padahal harapan untuk penyelesaian perang perdagangan sempat meredup. Kin kedua negara kembali melakukan perang dagang.

China melakukan pembalasan dengan mengenakan tarif impor atas barang-barang AS senilai US$ 75 miliar.

Seketika, Presiden AS Donald Trump langsung panas. Dia pun memerintahkan perusahaan-perusahaan AS untuk keluar dari China.

Bukan itu saja, Trump juga membalas menaikkan tarif impor barang dari China senilai US$ 250 miliar menjadi 30% dari 25%.

Trump juga mengatakan tarif impor produk dari China senilai US$ 300 miliar akan dikenakan tarif 15%, bukan sebesar 10% seperti yang direncanakan sebelumnya.

Baca: Wanita Terkaya di Indonesia Ini Ungkap Syarat Jadi Suami 4 Anak Gadisnya: Pertama Harus Takut Tuhan 

Baca: Profil Lukas Enembe, Gubernur Papua Jadi Pendukung dan Kini Kritik Jokowi, Ternyata Lulusan Unsrat

Baca: VIRAL VIDEO Perwira Polisi Tampar dan Tendang Anggota Polri -TNI, Ternyata Perayaan HUT

Baca: Ayah Kandung Suntik Anak Gadisnya yang Masih Berusia 14 Tahun Hingga 3 Kali

Baca: DAFTAR Nama Anggota Militer TPNPB OPM, Panglima Tinggi hingga Jenderal Kodap, Tabuni Cs Mendominasi

Berikut time line yang merinci momen-momen penting dalam hubungan perdagangan yang memburuk antara dua ekonomi terbesar dunia yang dikutip dari Reuters.

28 Juni 2016 S&P 500: + 1,78%

Saat berkampanye sebagai kandidat presiden, Trump menjabarkan rencana untuk melawan praktik perdagangan tidak adil dari China pada rapat umum di Pennsylvania.

Dia juga mengancam akan menerapkan tarif berdasarkan aturan nomor 201 dan 301 dari undang-undang perdagangan AS, yang kemudian dia lakukan. Trump mengatakan masuknya China ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) memungkinkan "pencurian pekerjaan terbesar dalam sejarah."

Halaman
1234
Editor: Aldi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved