Hati-hati Moms Jika Urin Si Kecil Bercampur Darah, Bisa Jadi Masalah Ginjal

Ketika seorang anak mengalami urin yang bercampur dengan darah, kondisi ini disebut juga dengan hematuria.

Hati-hati Moms Jika Urin Si Kecil Bercampur Darah, Bisa Jadi Masalah Ginjal
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketika seorang anak mengalami urin yang bercampur dengan darah, kondisi ini disebut juga dengan hematuria.

Hematuria biasanya merupakan gejala dari penyakit lain, oleh sebab itu jika Moms melihat darah pada urin Si Kecil lebih baik segera periksakan ke dokter.

Hematuria dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori yaitu, hematuria mikroskopis yang berarti kadar darah dalam urin sedikit dan hampir tak terdekteksi kecuali menggunakan mikroskop.

Kemudian gross hematuria, yang berarti darah dalam urin sangat mudah terdekteksi dan berwarna terang seperti merah, atau cokelat.

Meskipun terlihat tak berbahaya hematuria pada anak tetap saja harus diwaspadai.

Sebab kebanyakan kasus hematuria disebabkan oleh berbagai jenis penyakit seperti batu kandung kemih, batu ginjal, dan infeksi saluran kemih.

Serta masalah pada prostat, cedera ginjal, penyakit glomerulonefritis, kegiatan berat yang berelebihan, dan kanker.

Selain penyakit di atas, minum obat-obatan tertentu seperti antikonvulsan, diuretik, dan penisilin juga dapat menyebabkan hematuria.

Untuk menangani hematuria tergantung pada penyebabnya, dokter akan melakukan tes seperti sampel urin, dan tes darah melakukan pengecekan ginjal.

Jika penyebabnya dinyatakan sebagai infeksi saluran kemih, dokter akan meresepkan antibiotik.

Memecah batu ginjal juga bisa dilakukan untuk menangani hematuria jika penyebabnya adalah batu ginjal.

Jika kondisi hematuria lebih serius, biasanya dokter anak akan merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis ginjal atau nefrologi anak.

Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved