Kesehatan
Susah Konsentrasi dan Haus Terus, Bisa Jadi Kelebihan Garam
Namun hipertensi bukanlah satu-satunya alasan untuk mengurangi asupan garam. Ada tanda-tanda lainnya, jika kita kelebihan konsumsi garam.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kelebihan komsumsi garam bisa memengaruhi kinerja otak.
Hal tersebut merupakan hasil percobaan para ilmuwan pada tikus. Hal tersebut juga jadi gambaran kepada manusia,
Costantino Ladecola, direktur Feil Family Brain and Mind Research Institute di Weill Cornell Medicine, New York (Amerika Serikat), mengatakan bahwa mereka sudah memberi tikus garam 8 sampai 16 kali dari kadar normal.
Menderita tekanan darah tinggi adalah tanda yang jelas bahwa kemungkinan besar selama ini pola makan kelebihan konsumsi garam.
Namun hipertensi bukanlah satu-satunya alasan untuk mengurangi asupan garam.
Baca: Rencana Mengenai Kenaikan Gaji PNS di Tahun 2020 dan Gaji 13, Ini Penjelasan Pemerintah
Baca: Presiden Joko Widodo Meminta Seluruh Warga Papua dan Papua Barat Untuk Tenang, Mari Saling Memaafkan
Instagram Tribun Manado :
Ketika tubuh mengalami kelebihan garam, sebenarnya ia mengirimkan sinyal berupa gangguan kesehatan, namun kita sering mengabaikannya
Berikut ini beberapa tanda umum yang akan dirasakan oleh tubuh saat konsumsi garam sudah melewati batas;
1. Merasa haus terus-menerus
Dilansir dari rd.com, makanan yang tinggi sodium seperti keripik, saus spageti, dan pizza pepperoni dapat membuat kita kelebihan garam sehingga kita gampang haus.
Sebab sodium bisa mengganggu keseimbangan cairan tubuh. Jika kita merasa gampang haus, ini bisa jadi pertanda tubuh kelebihan garam.
Atasi dengan minum air putih yang lebih banyak untuk kembali menyeimbangkan sel-sel tubuh kita.
2. Terjadi pembengkakan di area tubuh tertentu
Edema atau pembengkakan jaringan karena kandungan cairannya bertambah bisa terjadi saat konsumsi garam atau sodium dalam tubuh berlebih.
Edema bisa menjadi gejala sebuah penyakit tapi bisa juga tanda bahwa tubuh kita sudah kelebihan garam.
3. Meningkatnya tekanan darah
Menurut American Heart Association, kita perlu mengonsumsi 1.500 mg sodium per hari.
Baca: Kucing Juga Punya Kepribadian, Peneliti Membaginya Jadi 5 Kelompok, Ada yang Neurotic juga
Baca: Mengapa Kucing Jantan Belang Tiga Sangat Sulit Ditemukan? Ini Penjelasannya!
Tetapi sodium yang berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah karena cairan yang terhambat dalam tubuh dan membuat jantung berdetak lebih cepat.
Bila saat mengecek tekanan darah ternyata tekanan darah kita naik, coba perhatikan lagi asupan garam dan sodium kita sehari-hari. Jangan-jangan kita sudah kelebihan garam.
4. Susah konsentrasi
Kelebihan garam bisa memengaruhi fungsi otak.
Mereka yang mengonsumsi makanan dengan kadar sodium tinggi memiliki risiko lebih tinggi mengalami penurunan kognitif dibandingkan yang mengonsumsi makanan dengan sodium rendah.
Hal tersebut menurut sebuah penelitian di Kanada pada tahun 2011 pada orang-orang dewasa yang jarang bergerak (sedentary adults).
Semakin bertambah usia ada baiknya kita lebih memerhatikan asupan garam kita.
Bila perlu buat perubahan dan penyesuaian dalam pola makan kita sehari-hari agar tidak kebanyakan mengonsumsi garam.
Tubuh memang perlu garam untuk menjaga keseimbangan elektrolit di dalam tubuh. Namun jangan sampai kelebihan garam dan tetap utamakan menjaga pola makan sehat yang seimbang demi terjaga kondisi kesehatan tubuh dan pikiran.(*)
Artikel ini telah tayang di GridHealth.id dengan judul 4 Tanda Tubuh Kelebihan Garam, Salah Satunya Sering Merasa Haus
Baca: Delapan Orang Prajurit TNI Gugur Saat Diserang Kelompok Kriminal Bersenjata Papua, Sepanjang 2019
Baca: Pesta Miras dan Hirup Lem Ricuh, Tangan Pria Ini Nyaris Putus
Baca: Kisah Maru, Anjing di Rusia yang Tempuh Perjalanan 200 KM untuk Pulang ke Majikan yang Membuangnya
Baca: TERBARU Mengenai Kasus Video Vina Garut, Polisi Sudah Mendapatkan Titik Terang Mengenai Penyebar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/garam-242543.jpg)