News

NPL Bank SulutGo Terkoreksi, per Juli 2019 Tinggal 3,3 Persen

Memasuki semester kedua 2019, kinerja perseroan Bank Sulut Gorontalo (Bank SulutGo) membaik.

NPL Bank SulutGo Terkoreksi, per Juli 2019 Tinggal 3,3 Persen
Fernanado Lumowa/tribun manado
NPL Bank SulutGo Terkoreksi, per Juli 2019 Tinggal 3,3 Persen 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Memasuki semester kedua 2019, kinerja perseroan Bank Sulut Gorontalo (Bank SulutGo) membaik.

Hal ini seiring terus terkoreksinya angka Non Performing Loan (NPF) alias kredit macet.

Per akhir Juli 2019, angka kredit macet Torang pe Bank berada di posisi 3,3 persen. Bulan sebelumnya  masih di angka 3, 7 persen.

"Kita memang sedang fokus pada upaya menekan kredit macet. Target kita akhir bulan ini bisa sampai 3 persen," kata Dirut Bank SulutGo, Jeffry Dendeng usai penyerahan hewan kurban di Bank SulutGo Cabang Utama, Marina Plaza, Selasa (13/08/2019).

Katanya, kembalinya pengelolaan payroll gaji ASN Pemkab Bolmong ke Bank Sulut membuat kinerja pengendalian NPL membaik.

Sebelumnya, pasca ditariknya Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemkab Bolmong pertengahan tahun lalu, memicu NPL Bank SulutGo.

Awal tahun, angka NPL Bank SulutGo nyaris menyentuh batas atas, 4, 45 persen (NPL gross). "Kembalinya pengelolaan gaji ASN Bolmong, dimana 2 ribuan ASN adalah debitur membantu kami menekan NPL," ujarnya.

DPK, Asset Naik Sejalan dengan itu, kinerja perseroan di sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga kredit tersalur juga membaik.

Jeffry Dendeng mengatakan, per 30 Juni 2019, total aset bank pembangunan daerah itu mencapai Rp 16, 1 triliun.  "Aset tumbuh 11, 3 persen dibanding tahun lalu," Kat Dendeng.

Kemudian, DPK sebesar Rp 13, 5 triliun atau tumbuh 13, 7 persen.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved