Kebakaran di Manado
Rumah Personel Paskibraka Manado Terbakar, Instruktur dan Teman-teman Galang Dana Bantu Rifky Umar
Meski kehilangan banyak harta benda, Rifky tetap menjalani latihan paskibraka. Ia juga tak mengajukan izin. Ia menganggap musibah itu adalah cobaan.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: maximus conterius
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rifky Umar berupaya tegar atas musibah kebakaran yang terjadi pada rumahnya di Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Manado, Minggu (4/8/2019) lalu.
Siswa SMK Negeri 1 Manado yang menjadi anggota Paskibraka Kota Manado ini tetap menjalani latihan persiapan jelang upacara hari ulang tahun ke-74 Kemerdekaan Indonesia di Lapangan Sparta Tikala.
Dukungan teman-teman dan para instruktur turut membuat dia bersemangat.
Mereka mengumpulkan uang dan memberikan baju untuk Rifky. Ransel yang ia bawa saat latihan juga merupakan sumbangan.
Kepada Tribun Manado yang menemuinya di sela latihan di Lapangan Sparta, Rabu (7/8/2019), remaja 15 tahun itu menyebut peristiwa pada pukul 05.00 Wita itu terjadi begitu cepat, di saat banyak orang masih terlelap.
"Saat kebakaran ada saya, adik, ibu, oma, opa dan oma tua. Sedangkan ayah saya berada di kapal, lagi kerja," ucap Rifky.
Di saat semuanya masih terlelap, termasuk dirinya, tiba-tiba ibunya terbangun karena sudah merasa panas.
Ternyata api sudah membesar dan asap mulai memenuhi kamar mereka.
Baca: Korban Kebakaran Anggota Paskibraka Kota Manado Mendapat Bantuan dari Dinas Sosial
Baca: Kebakaran Melahap Rumah Almarhum Marten Wewengkang, Penghuni Rumah Lihat Percikan Api dari Kabel
Sang ibu langsung membangunkan Rifky kemudian keluar rumah sembari berteriak meminta pertolongan.
Saat itu adik dan oma tuanya masih berada di dalam rumah. Warga yang datang juga baru beberapa orang.
Rifky kemudian masuk kembali ke dalam dan membangunkan adiknya. Mereka segera keluar dan melihat oma tua juga sudah ada di luar.
Warga yang berupaya memadamkan api justru semakin kewalahan karena api semakin membesar.
Saat itu sudah ada warga yang menghubungi pemadam kebakaran yang tiba tidak lama kemudian.
Namun, api hanya bisa dipadamkan sementara barang-barang di dalam rumah sudah ludes, termasuk mobil dan sepeda motor.
Hanya pakaian yang melekat di badan yang menjadi milik mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/latihan-paskibraka-manado-2019.jpg)