Obat Herbal
Redakan Demam Cukup dengan Tumbuhan-tumbuhan Ini, Khasiatnya pun Cespleng
Menggunakan tanaman yang bisa diolah sendiri, bisa jadi langkah awal untuk kita dan keluarga mengatasi demam.
Malah, menurutnya obat-obatan tradisional memiliki kelebihan, yaitu toksitasnya relatif lebih rendah dibanding obat-obatan kimia.
Jadi, relatif lebih aman, dan bahkan tidak ada efek sampingnya bila penggunaannya benar.
Baca: Terlilit Utang, Suami Jual Istrinya Lewat Prositusi Online, Sasar Usia 25-35 Tahun
Baca: Coba Tips Ini Agar Roti Tawar Bisa Tahan Lebih Lama
Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 6 Agustus 2019: Aquarius Banyak Peluang, Pisces Jangan Keras Kepala
Soalnya, kandungan tanaman obat bersifat kompleks dan organis, sehingga dapat disetarakan dengan makanan.
Suatu bahan yang dikonsumsi dengan maksud merekonstruksi organ atau sistem yang rusak.
Selain itu, harganya pun lebih murah.
Inilah beberapa pilihan obat penurun panas tradisional yang dapat dicoba.
Penting diperhatikan, dosis yang tercantum pada ramuan berikut adalah dosis untuk orang dewasa.
Bila ingin diberikan kepada anak, bacalah aturan dosis bagi anak dan sesuaikan dengan tingkatan usianya.
Lempuyang Emprit (Zingiber amaricans)
Memiliki kandungan senyawa minyak atsiri yaitu sekuiterpenketon yang bermanfaat untuk menurunkan panas.
Umumnya yang digunakan adalah rimpangnya; warnanya putih kekuningan, rasanya pahit.
Caranya:
Cuci bersih 10 g umbi lempuyang emprit. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas, aduk rata.
Setelah dingin, peras, ambil sarinya. Campur dengan 2 sendok makan (sdm) madu bunga kapuk, aduk rata. Berikan 3 kali sehari.
Kunyit (Curcuma longa)