Breaking News
Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Fiesta 2019

Pengucapan Syukur Tradisi Lama Minahasa Berkembang Mengikuti Zaman

Daerah di Sulut ramai-ramai menghelat acara bertajuk pengucapan syukur. Kota Manado misalnya akan menggelar pengucapan syukur, Minggu (4/8/2019)

Tayang:
Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Dr Ivan Kaunang 

Pengucapan syukur pada perkembangannya dimaknai orang Minahasa ketika panen. Biasanya itu bulan Juni atau Juli ada panen baik padi cengkih dan hasil pertanian lainnya

Dulu itu digelar tidak serentak, karena perayaannya beda-beda tiap desa, tergantung waktu panen

Tradisi ini pun berkembang bersama gereja sebagai tradisi Kristen.

KAPOLRI KE MANADO:

> Dari Unsrat Kita Goncang Indonesia! Kapolri Kumpul Para Jenderal di Manado

> Ketika Kapolri dan Para Jenderal Polisi Datang ke Manado

> Kapolri Ajak Seluruh Kapolda Dukung Program Pemerintah, Sulut Prioritas Presiden

Hasil panen dibawa ke gereja baru didoakan, bahkan dilelang. Hasil ini seperti padi, pisang, dan sayur didoakan, itu sama mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan.

Zaman pun berubah, seiring perkembangan ini pemerintah masuk dengan jargon pariwisata. Bahkan dilabeli seperti tradisi thanksgiving ala barat.

Pengucapan itu jadi rangkaian penutup acara utama berlabel pariwisata, acara sukses kemudian ditutup dengan pengucapan

Tapi dari situ ada aspek ada kearifian tertentu diciptakan masyarakat. Ada nilai bersama yang diciptakan di kota, ketika orang-orang saat ini larut dalam kerja, kerja dan kerja.

Di lain pihak pengucapan kerap dikaitkn dengan pesta pora, orang kumpul makan minum, menyanyi bahkan minum alkohol.

Tapi itu semua terganrung cara pandang orang.

Contohnya dari aspek nilai kekristenan, orang tak memandang apapun saat memang ingin luar biasa bersyukur.

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO:

Kemudian dilihat sebuah pesta pora, sebenanrya relatif , karena itulah tradisi bentuk ucapan syukur.

Seseorang ingin menyampaikan ucapan syukur, kemudian dilihat konsumtif atau pemborosan.

Jika dilihat dari aspek ekonomi memang pemborosan. Prinsip ekonomi keluar sedikit dapat banyak. Bahkan ada istilah meski haeus utang yang penting gelar acara.

Dari aspek politik, bagaimana kebijakan pemerintah supaya mengangkat kota jadi tenar, supaya orang kenal dan datang.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved