Torang Kanal
PROFIL LENGKAP Jenderal Budi Gunawan, Sosok Penting Pertemukan Jokowi-Prabowo dan Megawati-Prabowo
Budi Gunawan merupakan kepala Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) menggantikan Sutiyoso.
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Aldi Ponge
Klik Tautan Ini untuk mendaftar >>> https://bit.ly/2L4V6kr
Follow akun instagram Tribun Manado:
Baca: PDIP Cuek Nasdem Dukung Anies Maju Pilpres 2024
Baca: Jefri Nichol Terancam Hukuman Hingga 12 Tahun Penjara dan Denda Maksimal RP 8 Miliar
Baca: CARA Agar Bisa Tetap Makan Banyak Tanpa Takut Berat Badan Naik
Like Facebook Tribun Manado:
Baca: PERINGATAN DINI BMKG Kamis 25 Juli 2019, Wilayah Yang Potensi Hujan Petir dan Disertai Angin Kencang
Baca: ZODIAK Kamis 25 Juli 2019, Taurus Kamu Mungkin Menderita Kerugian Karena Orang Yang Dicintai
Baca: Pemuda Terpikat & Setubuhi Ibu Muda yang Sementara Menyusui, Lakukan Saat Suami Keluar Rumah
Perjalanan Karir
Budi Gunawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1983.
Saat berpangkat Kombes, Dia pernah jadi Ajudan Wakil Presiden (1999-2000) dan Presiden RI (2000-2004) Megawati Soekarnoputri.
Saat itu, Jenderal termuda di Polri ini dipromosikan naik pangkat bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen) dengan jabatan sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier (Karo Binkar) Mabes Polri.
Budi Gunawan sempat jadi Kapolda Jambi kemudian dipromosikan jadi Inspektur Jenderal (Irjen) dengan jabatan sebagai Kepala Divisi Pembinaan Hukum (Kadiv BinKum).
Sebelum dipromosikan jadi Kapolda Bali yang merupakan Polda tipe A, Budi Gunawan menjabat Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam).
Budi Gunawan sempat menjabat Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol) dengan pangkat Komjen.
Kalemdikpol membawahi lembaga-lembaga pendidikan seperti Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (SESPIM), Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), dan lainnya.
Bud Gunawan sempat diajukan Jokowi calon tunggal Kapolri kepada DPR. Setelah melakukan uji kelayakan, DPR menyetujuinya.
Namun, KPK mengumumkan Budi Gunawan sebagai tersangka kepemilikan rekening gendut hingga memanaskan situasi politik.
Penyelidikan KPK terhadap transaksi mencurigakan tersebut dibuka pada Juli 2014.
Hasil penyelidikan mengungkap, terjadi transaksi mencurigakan di rekening Budi saat masih menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier Sumber Daya Manusia Polri periode 2004-2006.
Harta kekayaan Budi mengalami peningkatan hingga lima kali lipat dalam kurun waktu 2008-2013.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-badan-intelejen-negara-bin-komjen-pol-budi-gunawan-456566777.jpg)