Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Torang Kanal

PROFIL LENGKAP Jenderal Budi Gunawan, Sosok Penting Pertemukan Jokowi-Prabowo dan Megawati-Prabowo

Budi Gunawan merupakan kepala Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) menggantikan Sutiyoso.

Penulis: Aldi Ponge | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Komjen Pol Budi Gunawan mengucapkan sumpah jabatan pada acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9/2016). Budi Gunawan dilantik menjadi kepala BIN menggantikan Sutiyoso. 

Klik Tautan Ini untuk mendaftar >>> https://bit.ly/2L4V6kr

Follow akun instagram Tribun Manado:

Baca: PDIP Cuek Nasdem Dukung Anies Maju Pilpres 2024

Baca: Jefri Nichol Terancam Hukuman Hingga 12 Tahun Penjara dan Denda Maksimal RP 8 Miliar

Baca: CARA Agar Bisa Tetap Makan Banyak Tanpa Takut Berat Badan Naik

Like Facebook Tribun Manado:

Baca: PERINGATAN DINI BMKG Kamis 25 Juli 2019, Wilayah Yang Potensi Hujan Petir dan Disertai Angin Kencang

Baca: ZODIAK Kamis 25 Juli 2019, Taurus Kamu Mungkin Menderita Kerugian Karena Orang Yang Dicintai

Baca: Pemuda Terpikat & Setubuhi Ibu Muda yang Sementara Menyusui, Lakukan Saat Suami Keluar Rumah

Perjalanan Karir

Budi Gunawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1983.

Saat berpangkat Kombes, Dia pernah jadi Ajudan Wakil Presiden (1999-2000) dan Presiden RI (2000-2004) Megawati Soekarnoputri.

Saat itu, Jenderal termuda di Polri ini dipromosikan naik pangkat bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen) dengan jabatan sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier (Karo Binkar) Mabes Polri.

Budi Gunawan sempat jadi Kapolda Jambi kemudian dipromosikan jadi Inspektur Jenderal (Irjen) dengan jabatan sebagai Kepala Divisi Pembinaan Hukum (Kadiv BinKum).

Sebelum dipromosikan jadi Kapolda Bali yang merupakan Polda tipe A, Budi Gunawan menjabat Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam).

Budi Gunawan sempat menjabat Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol) dengan pangkat Komjen.

Kalemdikpol membawahi lembaga-lembaga pendidikan seperti Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (SESPIM), Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), dan lainnya.

Bud Gunawan sempat diajukan Jokowi calon tunggal Kapolri kepada DPR. Setelah melakukan uji kelayakan, DPR menyetujuinya.

Namun, KPK mengumumkan Budi Gunawan sebagai tersangka kepemilikan rekening gendut hingga memanaskan situasi politik.

Penyelidikan KPK terhadap transaksi mencurigakan tersebut dibuka pada Juli 2014.

Hasil penyelidikan mengungkap, terjadi transaksi mencurigakan di rekening Budi saat masih menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier Sumber Daya Manusia Polri periode 2004-2006.

Harta kekayaan Budi mengalami peningkatan hingga lima kali lipat dalam kurun waktu 2008-2013.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved