Danau Tondano
Permasalahan Eceng Gondok Danau Tondano Viral di Medsos, Pemerintah Lakukan Hal Ini
Pekan ini Pemkab Minahasa bersama sembilan instansi dari Pemprov Sulut serta Pemerintah Pusat, akan menindaklanjuti hasil pertemuan Bupati ROR.
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pekan ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa akan menindaklanjuti hasil pertemuan Bupati ROR dengan Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu.
Hal itu akan dilaksanakan Pemkab Minahasa bersama sembilan instansi dari Pemprov Sulut serta Pemerintah Pusat.
Perhatian Bupati Minahasa Royke Octavian Roring dan Robby Dondokambey (ROR-RD) untuk mengembangkan Danau Tondano merupakan salah satu tanggung jawab utama dalam masa jabatannya.
Menurut ROR, masalah enceng gondok adalah salah satu masalah yang perlu di bahas bersama, karena belum lama ini sungai tondano menjadi viral di pemberitaan dan media sosial.
"Masalah karena DAS dan sejumlah pemukiman warga tertutup eceng gondok, sehingga para nelayan tidak bisa melakukan aktivitasnya," kata Bupati ROR melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Minahasa Wilford Siagian.
Baca: Manado Mesti Dikelola Seperti Apa? Ini Analisa Pakar Tata Kota Veronica Kumurur
Baca: VIDEO MESUM - Adegan Terlarang Ini yang Bikin Pasangan PNS Ini Berakhir di Polisi
Baca: Heboh, Daftar Kabinet Menteri Jokowi-Maruf Kop Garuda, Ketua TKN: Itu Hoaks
Baca: Perjalanan Kasus Narkoba Steve Emmanuel, Selundupkan Kokain dari Belanda hingga Vonis 9 Tahun
Baca: Vicky Lumentut: Ini PR Manado yang Belum Selesai
Baca: Habib Rizieq Shihab Tak Bisa Pulang ke Indonesia, Ternyata Ini Penyebabnya
Siagian mengatakan, bupati telah menginstruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mencari solusi jangka pendek, menengah dan panjang dalam penanganan eceng gondok.
"Jangka pendeknya, cepat membersihkan melalui kerja bakti di beberapa spot yang harus dibersihkan. Untuk jangka menengah yakni mana yang sudah terkumpul, dan jangka panjang yaitu dipelihara supaya tetap bersih," ungkap Siagian.
Selain itu, dimintakan bagi camat, hukum tua atau kepala desa, lurah yang berdomisili di seputar Danau Tondano, agar menjaga wilayahnya masing-masing untuk tetap bersih.
Baca: Sidang MK, 3 Gugatan Parpol Gugur, KPU Tinggal Hadapi 6 Gugatan
Baca: Jika Harga Cengkih Seperti Ini, Petani Tidak Akan Mendapat Untung
Baca: Serapan Anggaran Merayap, OPD di Bolsel Kena Semprot
Baca: Diantara Vivo Y17 dan Oppo A7 Kamu Pilih Mana? Lihat Perbandingan Spesifikasi hingga Harga
Baca: Gadis Ini Kaget Melihat Ada Cupang di Leher dan Dadanya Saat Bangun Tidur, Dia Pun Lapor Polisi
"Disamping ada upaya-upaya dari bupati dan wakil bupati, untuk pengembangan Danau," tutur Siagian, Rabu (17/7/2019).
Dikatakan juga, terkait Danau Tondano sudah ada perhatian khusus dari presiden.
Gubernur Sulut juga telah diundang presiden dalam rapat terbatas, salah satunya membahas terkait pengembangan Danau Tondano.
"Karena itu pemerintah dan masyarakat harus bersama menjaga, melestarikan dan membersihkan sungai dan Danau Tondano," ujar Siagian.
Sebelumnya, Pemkab Minahasa menggelar rapat kegiatan bersih-bersih sungai menuju Danau Tondano di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa kemarin.
Hadir Kadis Lingkungan Hidup Wenny Talumewo dan Kabid Persampahan Marthen Weku bertempat . (Eas)