Operasi Tangkap Tangan

Gubernur Kena OTT KPK, Adik Bisa Gantikan Abang Jadi Kepala Daerah Tanpa Melalui Pilkada

Isdianto ini ternyata adik Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani. Ia menjadi Wagub Kepri setelah posisi tersebut lowong.

Gubernur Kena OTT KPK, Adik Bisa Gantikan Abang Jadi Kepala Daerah Tanpa Melalui Pilkada
kompas.com
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Isdianto saat diambil sumpah jabatannya oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (27/3/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Rabu (10/7/2019).

Selain Nurdin, tim KPK juga mengamankan beberapa pejabat Pemprov Kepri.

"Ada enam orang yang diamankan tim dan dibawa ke Polres setempat. Kepala Daerah, Kepala Dinas di bidang kelautan, Kepala Bidang, dua staf dinas dan pihak swasta."

Demukian Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019).

Febri Diansyah menyebut OTT kali ini terkait suap transaksi izin lokasi rencana reklamasi.

Lalu siapa Nurdin Basirun, Gubernur Kepri yang tejaring OTT?

Baca: OTT di Kepri, KPK Tangkap Gubernur, Diduga Terkait Suap Izin Lokasi Rencana Reklamasi

Baca: UPDATE! KPK Ciduk 6 Orang, Termasuk Seorang Kepala Daerah di Kepri, Amankan 6 Ribu Dollar Singapura

Baca: KPK Cokok Gubernur Kepri: Begitu Ceritanya

Mengutip dari Wikipedia, Nurdin Basirun lahir di Moro, Karimun, Kepulauan Riau, 7 Juli 1957.

Sejak 2001, Nurdin sudah memegang jabatan publik. Antara 2001-2005, ia merupakan Wakil Bupati Karimun.

Selepas itu ia menjadi Bupati Karimun antara 2005-2006. Jabatan tersebut ia pegang lagi selama dua periode hingga 2015.

Berpasangan dengan Muhammad Sani, Nurdin terpilih menjadi Wakil Gubernur Kepulauan Riau.

Halaman
1234
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved