Berita Heboh

Seorang Kakak Angkat Bunuh Adiknya Berusia 20 Bulan, Polisi Temukan Tanda Kekerasan Seksual

Polisi bergerak cepat mengungkap kematian bocah tersebut dan menangkap tersangka ARM (33), pada Kamis (20/6/2019).

Seorang Kakak Angkat Bunuh Adiknya Berusia 20 Bulan, Polisi Temukan Tanda Kekerasan Seksual
Tribun Pekanbaru
Ilustrasi bayi tewas 

TRIBUNAMANDO.CO.ID - Seorang laki-laki berinisial ARM (33) yang juga abang angkat sekaligus pengasuh membunuh seorang anak bawah lima tahun (balita) perempuan berusia 20 bulan atau satu tahun delapan bulan, Rabu (19/6/2019) sekitar pukul 11.30 WIB.

Polisi bergerak cepat mengungkap kematian bocah tersebut dan menangkap tersangka ARM (33), pada Kamis (20/6/2019).

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP R Siswo Handoyo mengatakan, tersangka dugaan pembunuhan seorang balita inisial Y sudah ditangkap dan diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

"Pelaku beranisial ARM merupakan pengasuh korban. Atas kejadian tersebut, kami menemukan tanda-tanda kekerasan seksual di tubuh korban," ujarnya.

Hasil pemeriksaan, polisi juga menemukan luka tusukan di bagian dagu sebelah kanan dan perut korban.

Adanya indikasi kekerasan seksual itu bermula dari hasil pemeriksaan medis awal terhadap korban di Puskesmas Empanang.

"Dari hasil itu ditemukan luka tusuk di dagu, perut dan tanda-tanda kekerasan di organ-organ vital korban," kata Siko.

Polres Kapuas Hulu saat ini masih menyelidiki kasus itu.

Baca: VIDEO VIRAL Pelajar SMP Pesta Lem di Kamar, Endingnya Ada Siswi Ciuman

Baca: Video Panas Siswi dan Gurunya Tersebar, Ternyata Berhubungan Intim Sejak 3 Tahun Silam

Baca: 5 FAKTA Suami Istri Berhubungan Badan di Depan Anak-anak, dari Rp 5.000 hingga Buat Bocah Terangsang

 

Baca: Ahok BTP Angkat Suara Soal Foto Makan Bareng Todung Mulya Lubis & Pimpinan KPK

Baca: Guru Agama Cabuli Siswi SD, Alasannya Biar Korban Cepat Dewasa, Terungkap Berkat Hal Ini

 

Kepolisian juga mengantisipasi munculnya kemarahan dari pihak keluarga korban kepada Amran dan menuntut balas dendam.

"Saat ini, Amran diduga sengaja membuat dirinya seperti orang bodoh dan seolah-olah tidak mengerti atas kejadian tersebut," kata Siko.

Halaman
123
Editor: Aldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved