Sofyan Jacob Sempat Mengelak Diperiksa: Ini Alasan Mantan Kapolda Metro Jaya
Mantan Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal (Purn) Muhammad Sofyan Jacob sempat mengelak diperiksa saat hadir ke Polda
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Argo berujar, Polda Metro Jaya mendatangkan dokter untuk mengecek kesehatan Sofyan yang merasa sakit hingga harus berbaring. Sofyan bersedia diperiksa usai disampaikan hasil pemeriksaan. "Sampai sekarang masih berlanjut pemeriksaannya," tutur Argo.
Sofyan ditetapkan tersangka kasus dugaan makar. Kasus ditangani Polda Metro Jaya setelah dapat pelimpahan dari Mabes Polri. Sofyan diduga terlibat dalam permufakatan dalam upaya makar dan penyebaran berita bohong.
Baca: Begini Alasan Presiden Titip Satu Kriteria Pimpinan KPK
Mufakat dalam upaya makar ditengarai digelar di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 17 April 2019 lalu. Satu di antara berita hoaks yang diduga disebarkan Sofyan, yakni soal dugaan kecurangan pada penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019.
Dalam kasus ini, Sofyan disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
Warga Biasa
Saat mendatangi pintu gerbang Taman Resort Mediterania, terlihat ada dua orang sekuriti yang sedang berjaga sekitar pukul 17.05 WIB. Ketika ditanyai soal dugaan pengancaman pada tahun 2011 silam, salah seorang sekuriti mengaku tak mengetahuinya.
Pria itu mengaku baru satu tahun bekerja di perumahan tersebut, sehingga kabar bertahun-tahun silam itu pun tak ia ketahui. "Wah kalau itu mah saya kurang paham ya, soalnya juga masih baru. Saya masih baru mas," kata sekuriti itu.
Sekuriti itu kemudian menegaskan bahwa saat ini tidak ada sekuriti bernama Sugeng yang bekerja di perumahan itu. "Kalau sekuriti itu, yang namanya Sugeng saya bisa pastikan nama itu nggak ada. Kalau soal kejadian, saya (bekerja) baru setahun, waktu kejadian itu belum masuk sini," tuturnya.
Pria tersebut menambahkan bahwa selama ia bertugas, perlakuan Sofyan Jacob terhadap sekuriti selayaknya warga penghuni Taman Resort Mediterania. "Selama ini selayaknya warga saja sih, sama seperti warga yang lain, negur, dan kami pun perlakuan ke pak Sofyan sama ke yang lain nggak ada (perbedaan)," ucapnya.(nis/wly)