Informasi Kesehatan
Perbedaan Penyakit Asam Urat dan Rematik, Lengkap dengan Gejala, Penyebab & Tips Mencegahnya
Asam urat dan rematik menyebabkan rasa nyeri pada sendi-sendi tubuh. Asam urat muncul karena terlalu banyaknya kadar asam (uric acid) pada tubuh.
Penulis: Reporter Online | Editor: Gryfid Talumedun
Penyebab asam urat yang pertama adalah konsumsi makanan yang memiliki kadar purin tinggi seperti jeroan (hati, ampela, paru, usus), makanan laut (kepiting, kerang, udang, cumi) dan daging merah.
Selain jenis makanan tersebut, minuman manis dan alkohol juga dapat menyebabkan peningkatan asam urat.
2. Obat-obatan
Penyebab asam urat yang kedua adalah konsumsi obat tertentu.
Beberapa jenis obat-obatan dapat menyebabkan peningkatan asam urat, misalnya obat diuretik (obat yang berfungsi untuk membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh) serta aspirin.
Proses penyembuhan cidera atau operasi, serta kondisi medis tertentu juga bisa jadi penyebab asam urat.
3. Kelebihan Berat Badan
Penyebab asam urat yang ketiga adalah kelebihan berat badan.
Hal ini bisa membuat tubuh memproduksi lebih banyak asam urat, sehingga kadarnya dapat melonjak di dalam tubuh.
Kondisi ini akan membuat ginjal kesulitan untuk membuang asam urat dari tubuh.
4. Riwayat keluarga
Penyebab asam urat yang terakhir adalah keturunan.
Jika ada salah satu atau beberapa anggota keluarga memiliki masalah asam urat, maka risiko Anda mengalami masalah yang sama pun dapat meningkat.
Jadi, makanan penyebab asam urat sejatinya merupakan makanan yang tinggi purin. Berikut klasifikasinya.
Makanan penyebab asam urat dengan kandungan purin tinggi:
- Jerohan (otak, hati, usus, limpa, dll)
- Ekstrak daging atau kaldu daging
- Daging bebek
- Ikan sarden
- Ikan Makarel
- Kerang