Informasi Kesehatan
Perbedaan Penyakit Asam Urat dan Rematik, Lengkap dengan Gejala, Penyebab & Tips Mencegahnya
Asam urat dan rematik menyebabkan rasa nyeri pada sendi-sendi tubuh. Asam urat muncul karena terlalu banyaknya kadar asam (uric acid) pada tubuh.
Penulis: Reporter Online | Editor: Gryfid Talumedun
Penyebab asam urat tidak lain karena terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin.
Purin merupakan suatu zat kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh.
Zat ini juga terkandung dalam beberapa jenis makanan.
Masih melansir dari hellosehat, saat seseorang mengonsumsi makanan berpurin, tubuh akan mengolahnya jadi asam urat.
Dengan kata lain, semakin banyak asupan makanan yang mengandung purin, maka risiko penyakit asam urat pun semakin besar.
Cara mengatasi asam urat sebenarnya cukup mudah bila Anda tidak 'bandel' soal memilih asupan makanan.
Pilihlah makanan yang rendah purin semisal pisang, seleda, peterseli, kol merah, kubis, paprika mesh, dan buah asam.
Melansir dari Kompas.com, ada juga beberapa makanan yang bisa menurunkan asam urat. Di antaranya buah beri (bluberi, stroberi), tahu, dan minyak zaitun.
Baca: SEDANG BERLANSUNG Live Streaming Sidang Gugatan Sengketa Pilpres di MK, Tonton Via HP
Gejala Rematik
Gejala yang umunya dirasakan penderita rematik adalah nyeri dan kakunya sendi yang biasa terjadi di pagi hari setelah bangun tidur atau duduk terlalu lama.
Sendi yang terkena itu akan memerah, bengkak, hingga hangat saat disentuh.
Adapun gejala lainnya yaitu mata gatal atau perih, merasa lemas, lesu, tak bertenaga, demam, serta nafsu makan turun drastis.
Untuk mengatasi rematik, penderita bisa mengonsumsi obat, terapi, dan olahraga.
Berikut deretan penyebab asam urat:
1. Makanan dan minuman