NEWS

Terciduk Selingkuh, Pria Ini Dibunuh Anaknya, Terungkap Bagaimana Hubungan Ayah dan Anak Itu

Seorang pria menjadi korban pembunuhan. Laki-laki itu dibunuh oleh anaknya sendiri.

Terciduk Selingkuh, Pria Ini Dibunuh Anaknya, Terungkap Bagaimana Hubungan Ayah dan Anak Itu
Berita Sekitar
ilustrasi selingkuh 

Setelah menemukan celah dalam pernyataan Ajay, polisi memeriksa catatan panggilan ponsel, yang menunjukkan lokasinya di Aarey Colony sekitar waktu pembunuhan.

Mereka lalu melakukan proses interogasi yang lebih terperinci, hingga anak itu mengaku.

Tiga orang dari pelaku ditangkap dalam waktu 24 jam dan dijatuhi hukuman yang sesuai ketentuan KUHP India untuk kasus pembunuhan. (cr12/tribun-medan.com)

Artikel ini sudah terbit di dnaindia dengan judul Mumbai: Miffed over his affair, teen kills father

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Anak Minta Bantuan 3 Temannya untuk Bunuh Orang Tuanya, Marah karena Sang Ayah Selingkuh, dan diolah kembali oleh Tribunmanado.co.id dengan judul Ayahnya Selingkuh, Pemuda Ini Ajak 3 Temannya untuk Habisi Sang Ayah, Kasus Terungkap Berkat Hal Ini

Di Indonesia

Jika di India anan bunuh ayahnya karena sang ayah berselingkuh, berbeda lagi dengan yang terjadi di Indonesia.

Entah setan apa yang tengah menghinggapi pikiran pria di Kebumen ini.

Pria itu tega menebaskan parang kepada bapak kandungnya.

Akibat peristiwa ini, sang bapak yang diketahui bernama Saeri Haryanto (75) warga Desa Pujodadi Kecamatan Bonorowo tewas secara mengenaskan.

Apriliani Srireso Menawi (51) tega membunuh orang tuanya saat mereka hanya berdua di rumah.

Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno mengatakan, saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan.

"Informasinya, si tersangka mengalami gangguan jiwa, hal ini masih kami selidiki.

Jika benar, dimungkinkan tersangka melakukan penganiayaan saat penyakitnya kambuh," jelas AKP Suparno, Sabtu (20/04).

Peristiwa pembunuhan ini terungkap pertama kali oleh Munawir (45) warga Desa Balorejo, Jumat (19/4/2019) pukul 13.30.

Munawir tak lain adalah keponakan korban.

Saat datang ke rumah korban untuk mengantar beras, matanya dibuat terbelalak.

Ia melihat korban sudah bersimbah darah di balik gulungan kasur lantai.

Di dekat tubuh Saeri yang sudah tidak bergerak, Munawir justru melihat Apriliani Srireso sedang duduk santai di dekat TV.

Dalam kepanikannya, ia pun melaporkan kejadian itu ke perangkat Desa Pujodadi lalu diteruskan ke Polsek Bonorowo.

Setelah mendapatkan laporan dari Kepala Desa Pujodadi Salud Purnomo, Kanit Reskrim Polsek Bonorowo beserta anggota langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka di belakang kepala bekas pukulan, sayatan benda tajam hingga bekas pukulan penda tumpul berupa palu di punggung.

Pada saat ditangkap, tersangka tengah berada di dalam kamar.

Tersangka sempat melakukan perlawanan namun akhirnya berhasil dikendalikan petugas.

Dalam peristiwa ini, polisi juga menyita barang bukti berupa satu palu, parang, bantal dan kasur yang berlumuran darah.

"Saat ini tersangka masih diamankan di Polres Kebumen.

Jika memang ada indikasi ke arah sakit gangguan jiwa, akan kita arahkan ke RSJ. Selanjutnya untuk korban dibawa ke rumah sakit untuk divisum," jelasnya. (Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki )

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Munawir Lihat Pamannya Tewas Bersimbah Darah, Semetara Apriliani Duduk Santai di Dekatnya, Nonton TV

Tonton dan subscribe channel Tribun Manado:

Follow Instagram Tribun Manado:

Penulis: Reporter Online
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved