Sejarah Indonesia
Kisah Kelam Sosok Penyumbang 28 Kg Emas 'Monas', Berjuang untuk Negara Tapi Dituduh Antek PKI
Sayangnya, meskipun berjuang sedemikian keras bagi Indonesia, pada akhirnya Markam justru terhina oleh bangsanya sendiri.
Penulis: Reporter Online | Editor: Frandi Piring
Dengan segala macam bisnis ini tak heran akhirnya ia menjadi sangat kaya.
Jumlah kekayaannya sendiri kala itu benar-benar luar biasa. Sampai-sampai julukan orang terkaya se Indonesia pernah disandangnya.
Meskipun punya kekayaan yang tak karuan, nyatanya Markam tak pernah menghabiskannya sendiri.
2. Menyumbang 28 Kilogram Emas Untuk Monas
Jika ada hal yang paling menarik dari Monas, hal tersebut sudah jelas adalah 38 kilogram emas yang ada di puncaknya.
Selama puluhan tahun orang-orang dibuat terheran-heran dengan ini.
Bahkan pertanyaan seperti siapa yang memprakarsai juga kerap muncul.
Ya, untuk menjawab semua kekaguman dan pertanyaan tersebut hanya butuh satu nama saja, Teuku Markam.
Memang tak pernah ada dokumentasi atau apa pun, tapi banyak yang meyakini jika Markam lah yang menyumbang hingga 28 kilogram emas itu.
Sebenarnya tak hanya itu saja jasa sang tokoh Aceh ini. Ia juga sering disangkut-pautkan sebagai salah satu sosok yang ikut andil
Dalam membebaskan lahan Senayan untuk menjadi pusat olah raga.
3. Dikhianati Dituduh PKI

Tak hanya Monas dan Senayan, ada begitu banyak jasa Markam bagi Indonesia. Tak banyak yang tahu kalau ia sangat pontang panting demi negara.
Termasuk sebagai investor utama KTT Asia Afrika yang dari forum ini kemudian merdekalah negara-negara terjajah di dua benua itu.
Sangat besar jasanya, tapi pada akhirnya ia tak dianggap apa pun oleh negara.