Perkemahan Pemuda GMIM

Perkemahan Pemuda GMIM - Clay Pesan Empat Hal Ini untuk Pemuda GMIM

Gubernur Olly dan Wagub terundang membawakan materi pada diskusi panel PKPG 2019, diwakili oleh Clay Dondokambey Kepala Biro Umum setda Provinsi Sulut

Perkemahan Pemuda GMIM - Clay Pesan Empat Hal Ini untuk Pemuda GMIM
Christian Wayongkere/Tribun Manado
Kepala Bqiro Umum setda Provinsi Sulut Clay Dondokambey mewakili pemerintah provinsi Sulut gubernur Olly Dondokambey dan wakil gubernur Steven Kandouw membawakan materi di PKPG 2019 

Perkemahan Pemuda GMIM - Clay Pesan Empat Hal Ini untuk Pemuda GMIM 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komitmen, Konsisten, Integritas dan Teladan empat hal inilah yang sampaikan pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil gubernur (wagub) Steven Kandouw kepada peserta perkemahan karya pemuda GMIM (PKPG) tahun 2019, di tenda induk Bumi perkemahan Desa Tontalete, Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Selasa (4/06/2019).

Gubernur Olly dan Wagub terundang membawakan materi pada diskusi panel PKPG 2019, diwakili oleh Clay Dondokambey Kepala Biro Umum setda Provinsi Sulut.

Tema yang disampaikan Karo Clay sapaannya adalah, 'Sinergitas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dan Pemuda GMIM untuk menciptakan generasi muda Sulut yang beriman, bekerja, bermutu dan berdaya saing'

Dijelaskannya dalam memberikan materi, tema diatas erat kaitannya dengan tema PKPG 2019 generasi milenial yang kristiani. Didalamnya bagaimana pemuda GMIM menghadapi revolusi industri 4.0 yang terus berkembang.

Empat hal diatas komitmen, konsisten, integritas dan teladan dari hasil analisa dan pengalamannya, mulai dari penatua pemuda jemaat GMIM Moria Kolongan periode 2010 - 2013, sekretaris komisi Pemuda wilayah Kalawat II Minut hingga sebagai aparatur sipil negara (ASN).‎

Dijelaskan, untuk komitmen yaitu komitmen iman para pemuda ditengah generasi milenial dan revolusi industri 4.0.

Baca: Playboy Meninggal karena HIV/AIDS, 40 Pacar Datang Melayat, Terungkap Berapa Wanita Terjangkir Virus

Baca: Profil Suami Baru Angelina Sondakh yang Menikah Siri di Penjara, Ini Penjelasannya

Baca: Idul Fitri di Depan Mata, Ini Jawaban Dari Ucapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum

"Sebagai pemuda GMIM pegangan firman Tuhan," tambahnya.

Kemudian Konsisten, kalau di larang jangan buat.

Ketiga integritas yang luas ada kesesuaian antara komitmen dan konsisten pegang teguh ini integritas.

"Jika ini mampu dilakukan pemuda GMIM maka akan menjadi teladan, sudah multi kompleks menjawab realita sekarang," kata dia.‎

Menurutnya Transformasi revolusi Industri 4.0, tidak bisa dibatasi dan sangat dinamis, informasi dan komunikasi, mesin dan sebagainya semuanya itu terkoneksi.

Ini isyarat, sebagai konektifitas tanpa batas, konektifitas visual, data tanpa batas.

Lanjut dia ada sebuah pandangan dari Pdt Andreas Yewangoe mantan ketua PGI, yaitu lewat konetifikas tanpa batas itu sekarang ada yang berniat membuat hidup tanpa batas.‎

"Tidak bisa dipungkiri hal-hal seperti ini, hidup tanpa batas, mungkin suatu saat orang mati bisa di buat hidup. Namun harus di arahkan ke arah yang benar, kalau salah itu adalah bibit kehancuran kita akan terlindas, tubuh yang terbatas yang mau tergantikan dengan alat-alat robot," urainya.

Pada kesempatan itu juga Clay dicecar debgab berbagai pertanyaan dari pemuda GMIM dari wilayah Taraiktak dan Tempang Langowan serta Senduk Kabupaten Minahasa‎.


Hendra Mangundap pemuda GMIM Getsemani Senduk Wilayah Tombariri mempertanyakan, banyak anak-anak muda terjerumus dalam Narkoba dan Minuman Keras (Miras).

"Sebagai pemuda GMIM, bagaimana bersama-sama dengan pemrintah dan Komisi pemuda sinode GMIM untuk berantas itu," tanya Hendra.

Menanggapi pertanyaan itu, Clay menceritakan tentang pengalamannya ketika ada sinergi, antara semua pihak, jangan saling anti patih.

"Mereka yang terlibat minuman keras sampaikan saja ke ketua pemuda untuk bicara lewat organisasi, bicara dalam sidang jemaat hingga tegur sampai dia pastiu (bosan)," tandasnya.(crz)

Baca: Pria Paru Baya Aksi Bakar Rumah Sambut Hari Lebaran, Demi Uang Jajan Udin Kobarkan si Jago Merah

Baca: Tontowi/Winny Tersingkir, Dua Wakil Indonesia Melaju ke Babak Kedua Australian Open 2019

Baca: Sekjen PSSI Bakal Lebaran di Paris, Menghadiri Kongres FIFA 2019

Baca: Kementerian Pendidikan Cina Minta Warganya Berhati-hati Sekolah di Amerika Serikat

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved