Tajuk Tamu

Inovasi Sepotong Pistol Oleh Jannus TH Siahaan

Samuel Colt bukanlah lulusan perguruan tinggi, bahkan ia keluar dari sekolah. Tapi Colt punya hobby yang menarik, yakni membongkar pasang alat.

Inovasi Sepotong Pistol Oleh Jannus TH Siahaan
Facebook
Jannus T Holomoan Siahaan 

Jeda yang lama membuat banyak prajurit Rangger Texas yang tertembak.  Pimpinan Texas ranger tersebut bernama Samuel Walker, Chief Ranger Texas.

Dan pada satu moment, Walker mendapat berita soal revolver buatan Colt (di saat yang sama Colt sedang menuju kebangkrutan).

Lalu Walker mendapatkan samplenya untuk diujicoba dan hasilnya Walker sangat tertarik.  Sekali menembak bisa lima tembakan karena satu silinder berisi lima peluru.  Walker mendatangi Colt dan mereka berhasil menemukan kesepakatan. 

Colt diberi order pembuatan revolver dalam 6 bulan dengan request tambahan untuk memperbesar ukuran revolver dan menambah peluru dalam silinder menjadi enam peluru.

Karena permintaan besar, kontrak awal 1000 pistol  dari total yang diorder 10.000, Colt akhirnya mendatangi pabrikan Edwin dan Daniel Wesson (pabrik senjata konvensional yang diam-diam juga menemukan model revolver tapi belum dirilis karena hak paten masih milik Colt).

Dan jadilah orderan 1000 revolver untuk ranger texas tersebut dengan brand awal bernama Colt Walker (perpaduan nama Samuel Colt dan Walker). Hasilnya, Amerika memenangkan pertempuran dengan Meksiko karena penemuan revolver yang bisa menembakan enam peluru dalam sekali isi.

Setelah Amerika memenangkan perang dengan Meksiko,  nama dan brand Samuel Colt melejit. Apalagi masa damainya tak lama,  karena akhirnya perang sipil (civil war) di Amerika pun meledak.  Utara dan Selatan berkecamuk.  Otomatis,  permintaan revolver versi Colt melejit. 

Colt memutuskan untuk merubahnya menjadi industri manufaktur.  Komponen-komponen pistol diproduksi secara terpisah  dan dirakit (assembling).

Godaan untuk menjual lebih banyak pistol menjadi lobang jebakan buat Colt, karena dia akhirnya bermain dua kaki.

Colt diam-diam ikut menyuplai senjata ke pihak selatan,  yang kerab juga disebut dengan pihak konfederasi,  dibawah pimpinan Jefferson Davis,  yang ingin memisahkan diri dari Amerika.

Halaman
1234
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved