Renungan Minggu

Pendeta Nico Gara-Menjadi Liar Atau Berbahagia

Pendeta Nico Gara prihatin yang terjadi di Indonesia saat ini. Kekacauan dalam masyarakat dengan pelbagai manifestasinya adalah tanda keliaran

Pendeta Nico Gara-Menjadi Liar Atau Berbahagia
istimewa
Pdt Nico Gara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pendeta Nico Gara prihatin yang terjadi di Indonesia saat ini.

Kekacauan dalam masyarakat dengan pelbagai manifestasinya adalah tanda keliaran.

"Sedangkan kebahagiaan bermasyarakat jika dipayungi dan berpayung di bawah naungan hukum yang sama.

Penyebab rakyat menjadi liar, karena ketiadaan wahyu kata Amsal yakni Bila tak ada wahyu menjadi liarlah rakyat.

Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum --- Amsal 29:18," Katanya.

Kutipan hikmat Alkitab di atas, memperhadapkan wahyu dan hukum di kutub yg satu dengan “menjadi liar dan berbahagia”di kutub yang lain.

Lebih tegas saya mau katakan, kehidupan bersama dalam satu komunitas, diperhadapkan pada dua kemungkinan yang kontras “menjadi liar” atau “berbahagia”.

"Wahyu menunjuk pada gambaran masa depan yang dikehendaki TUHAN.

Jadi wahyu atau visi itu bukan apa yang kita inginkan masing-masing.

Karena itu dalam Alkitab teks Bahasa Inggris kata wahyu itu diterjemahkan dengan vision atau visi.

Halaman
123
Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved