Kecelakaan Maut
Dinas Pendidikan Berduka Meninggalnya Siswi SMK 1, Ijazah Irene Soenarno Diserahkan ke Orang Tua
Dinas Pendidikan Daerah (Dikda menyampaikan berbelasungkawa atas musibah yang menimpa Irene Soenarno, sehingga merenggut nyawanya.
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
Dinas Pendidikan Daerah berduka dengan meninggalnya Irene Soenarno. Ijazah kelulusan korban akan diserahkan ke orang tua
TRIBUNMANADO. CO. ID-Meninggalnya Irene Soenarno, siswi yang tewas ditabrak seusai rayakan kelulusan ditanggapi Dinas Pendidikan Daerah (Dikda).
Debby Mamangkey Kabid SMK Dinas Pendidikan Sulut menyampaikan berbelasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga
Segenap unsur Dinas Pendidikan di Sulut berduka."Kami merasa kehilangan, bagaimana pun siswa ini masih dalam tanggungjawab dinas meski sudah lulus, " kata dia.
Debby mengatakan, sebenarnya yang terjadi Irene sudah selesai melakukan perayaan kelulusan, sudah ganti pakaian, hendak pulang ke rumah.
Ia menyesalkan Irene mengalami kecelakaan karena ada orang ugal-ugalan di jalan.
Sekolah kata Debby tetap akan menyerahkan ijazah kelulusan Irene "Dia (Irene) sudah lulus, kita wajib menyerahkan ijazah, tetap kami akan serahkan ke orang tua, " ujar dia.
Baca: Sosok Irene Sonarno, Siswi SMK Tewas Kecelakaan saat Rayakan Kelulusan, Guru Ungkap Kelakuannya
Baca: Pesan Terakhir Kasir Indomaret Sebelum Tewas Dimutilasi Oknum TNI: Aku Kangen dengar Kamu Ngaji
Baca: Heboh, Penanam Jagung Temukan Jasad Terbakar Berkaos Polisi, Ada Luka di Bagian Muka dan Perut
Penyerahan ijazah masih akan diproses lebih lanjut.
Peristiwanya kecelakaan yang menimpa Irene Soenarno terjadi di ruas Jalan AA Maramis, Kota Manado, tepatnya di depan Tamansari Metropolitan, Senin (13/05/2019) tengah malam, sekitar pukul 23.00 Wita.
Kasat Lantas Polresta Manado AKP Risno Luas membenarkan peristiwa tersebut.
"Jadi ada dua sepeda motor yang melarikan diri. Sebelumnya salah satu dari dua sepeda motor tersebut menyenggol motor yang ditunggangi korban," ujar Kasat Lantas.
Dilanjutkannya, sepeda motor Suzuki DB 6234 CE yang dikendarai korban Rivaldi Salim (18), warga Kelurahan Winangun Satu, Lingkungan I, Kecamatan Malalayang, sambil membonceng perempuan Irene terjatuh ke aspal.
"Sementara perempuan Irene Soenarnoyang di bonceng terpental ke aspal," tambah Luas.
Dua sepeda motor yang menabrak tidak jatuh, dan melarikan diri dari lokasi kejadian," ungkap Kasat Lantas.
Dijelaskannya, perempuan Irene meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala.
