Pemerkosaan

10 Fakta Wanita Diperkosa 5 Pria di Depan Suami Selama 3 Jam, Video Tersebar hingga Keluar 10 Menit

Berikut 5 fakta wanita 20 tahun diperkosa lima orang selama tiga jam di depan suaminya:

10 Fakta Wanita Diperkosa 5 Pria di Depan Suami Selama 3 Jam, Video Tersebar hingga Keluar 10 Menit
kompasiana.com
ilutrasi istri berhubungan badan dengan orang lain 

Dia menceritakan, kelima orang itu memaksa dia dan istrinya menanggalkan pakaian sebelum melakukan perkosaan.

4. Tersebar di Medsos

Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita berusia 20 tahun yang tengah diperkosa oleh sejumlah orang yang tak dikenal wanita tersebut menjadi viral di media sosial.

Wanita itu adalah seorang warga di India.

Ia diperkosa oleh lima orang dalam waktu tiga jam.

Lebih menyedihkan lagi, ia diperkosa selama 3 jam oleh 5 pria itu dan disaksikan langsung oleh sang suami tercinta.

Suami yang begitu mencintainya itu pun tak bisa berbuat banyak karena kalah jumlah dengan para pemerkosa

Ya 1 banding 5 perbandingannya jika ia melawan.

Pemerkosaan itu bermula saat keduanya sedang bepergian bersama pada akhir bulan lalu.

Tribunmanado.co.id melansir dari Serambinews.com, dijelaskan jika insiden pemerkosaan itu berlangsung selama tiga jam.

Awal mulanya, si perempuan yang berboncengan sepeda motor dengan suaminya di Alwar, Rajashtan, India, dihentikan oleh sejumlah pria.

5. Suami Tak Bisa Apa-apa

Total ada lima pria yang mencegat perjalanan mereka dan menyeret wanita itu ke sebuah lembah.

Suami dari wanita itu tak bisa apa-apa karena kalah jumlah dengan para pemerkosa.

Ia pun hanya bisa melihat sang istri digagahi oleh lima pria itu.

Tak hanya memperkosa, kelima tersangka juga merekam seluruh peristiwa itu dan mengancam akan mengunggahnya ke internet jika pasangan itu melapor ke polisi.

6. Suami Istri Itu dari Komunitas Dalit

Takut akan ancaman itu, sepasang suami istri yang berasal dari komunitas Dalit inipun lebih memilih diam karena khawatir kelima tersangka akan mewujudkan ancaman mereka.

Namun, ketika akhirnya video pemerkosaan itu tetap muncul di media sosial, keduanya memutuskan untuk melapor ke polisi.

Mereka memutuskan melapor karena berharap tak ada orang lain yang akan mengalami kekejian seperti itu lagi.

Suami perempuan itu kemudian menggambarkan apa yang disebutnya sebagai "tiga jam di neraka".

Dia menceritakan, kelima orang itu memaksa dia dan istrinya menanggalkan pakaian sebelum melakukan perkosaan.

7. Lapor Polisi Tak Digubris

Korban yang masih berusia 20 tahun itu dan suaminya sempat melaporkan kejadian itu pada polisi.

Meski awalnya mereka takut lantaran mendapat ancaman.

"Kami awalnya tidak melaporkan masalah ini karena mereka mengancam akan menyakiti orang tua dan keluarga saya," ujar sang suami.

"Namun kami menyadari bahwa kami perlu mengajukan keluhan, sehingga tidak ada yang menghadapi nasib tragis seperti yang kami alami," imbuhnya.

Akan tetapi, aparat yang berwajib tak menggubris pengaduan korban.

Alasan mereka lantaran sedang sibuk mengurus pemilu.

"Segera setelah video tersebut tersebar, kami pergi ke kantor polisi, tapi diberitahu bahwa kasus tidak bisa didaftarkan karena tidak ada staf," kata sang suami.

"Bahkan polisi juga mengatakan pada 5 dan 6 mei juga tidak bisa, lantaran banyak pekerjaan karena pemilihan," imbuhnya.

Baca: Istri Diperkosa 5 Pria di Depan Suami, Sempat Direkam dan Diancam Begini 

Baca: Usai Pesta Miras Dengan 2 Pemuda Ingusan, 2 Gadis di Bawah Umur Berujung Diperkosa

8. Berjuang Tempuh Keadilan

Meski masih dalam proses penyembuhan dari trauma yang dialami, suami istri tersebut bertekad melanjutkan perjuangan mereka untuk keadilan.

Tanpa rasa takut ditundukkan oleh kelompok yang lebih tinggi di daerah tersebut, karena pelaku merupakan dari kelompok Gujjar.

"Sekarang aku tidak takut pada siapa pun, Kami akan melanjutkan perjuangan," tegas sang suami.

"Hanya membuat mereka ditangkap bukan tujuan akhir, tetapi untuk melihat mereka dijatuhi hukuman mati," sambungnya.

"Saya ingin agar kelima pria yang memperkosa saya, merekam saya, bahkan ketika saya memohon kepada mereka agar tidak mengubah hidup saya dengan cara yang akan membuat saya mimpi buruk, harus digantng," kata korban.

"Jika ada hukuman yang lebih buruk dari itu, maka hukuman itu harus diberikan kepada lima orang ini," imbuh korban.

Sementara itu, ibu korban menuturkan, dari rekaman tersebut, para pelaku bisa diidentifikasi.

9. Suami Sebut 10 Menit Pergi hingga Terasa  3 Jam di Neraka

Tribunmanado.co.id juga mengutip dari Tribun Wow dengan judul artikel ' Video Viral Wanita Diperkosa 5 Pria di Depan Suami dan Direkam: 3 Jam bak Neraka' itu, awalnya, pasangan suami istri tersebut hendak pergi berbelanja untuk sebuah acara pernikahan keluarga di Alwar, Sabtu (04/05/2019).

Akan tetapi, di tengah jalan, mereka dihentikan sekelompok pria.

Mereka kemudian menarik pasangan suami istri (pasutri) tersebut ke sebuah tempat.

Di sana, mereka memperkosa sang istri secara bergantian, sementara yang lain memegangi sang suami agar tidak kabur atau melakukan sesuatu.

"Hanya 10 menit setelah pergi  keluar meninggalkan rumah mertua saya, kelima pria ini mengikuti kami, dan menghentikan kami di tengah jalan," ungkap suami korban.

"Mereka kemudian menyeret kami ke jurang dan meminta kami menanggalkan semua pakaian."

"Selanjutnya adalah neraka hidup selama 3 jam, awalnya kami berteriak minta tolong, tapi sia-sia, dan kami menyerah," lanjutnya.

Tak hanya itu, mereka juga merekam aksi bejat tersebut untuk memeras korban.

Korban mengaku diperkosa selama 3 jam yang ia sebut seperti di neraka itu.

Para pelaku meminta sejumlah uang kepada korban, dengan ancaman akan menyebar video pemerkosaan.

Namun, pasutri tersebut menolak hal tersebut, yang akhirnya membuat mereka benar-benar mengunggah video itu ke media sosial hingga menjadi viral.

10. Pelaku Ditangkap

Polisi Rasasthan pada Kamis (9/5/2019) telah menangkap 2 orang pelaku yang tersisa, setelah sebelumnya berhasil membekuk 3 lainnya.

"Hansraj Gujjar dari Mathura ditangkap di Uttar Pradesh, dan Chhote Lal Gujjar ditangkap di Paragpura dekat Jaipur pada hari Kamis, keduanya adalah dua terdakwa terssa dalam kasus ini, karena pelaku lainnya telah ditangkap pada hari Selasa dan Rabu," kata polisi.

Kelambanan polisi dalam menangani kasus ini juga sempat menuai protes masyarakat India, karena mengabaikan laporan warga dengan alasan kehabisan personel untuk pemilu.

Sementara itu, perwira kepolisian Jaipur Range S Sengathir mengatakan, kepolisian tidak mengabaikan kasus tersebut.

Kepolisian Rajashtan kini sudah menangkap semua tersangka pelaku pemerkosaan brutal itu.

Selain itu polisi juga menangkap satu orang yang mengunggah video pemerkosaan ke media sosial. (Tribunmanado.co.id/Indry Fransiska)

Artikel ini juga telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perempuan Ini Diperkosa Lima Orang Pria di Hadapan Suaminya"

Sama! artikel ini juga telah tayang di serambinews.com dengan judul Wanita 20 Tahun Diperkosa Lima Orang Pria di Depan Suami, Para Pelaku Akhirnya Ditangkap Polisi,

BACA JUGA BERITA POPULER LAINNYA:

 

Tonton juga video di channel kami ya!

Di Indonesia

Kakak Beradik Diperkosa Ayah, Takut Anaknya Hamil si Ibu Kandung Malah Beri Pil KB

Tak hanya harus menelan pil pahit.

Tapi dua gadis yang merupakan kakak adik yang berada di Samarinda, Kalimantan Timur sebut Mawar Putih (19) Melati Putih (16) bukan nama sebenarnya itu jugaa harus menelan pil KB yang diberikan ibu kandung dua kakak beradik itu.

Pil kontrasepsi (biasa disebut pil KB) adalah pil yang dikonsumsi harian yang mengandung hormon untuk mengubah cara kerja tubuh dan mencegah kehamilan.

Usut punya usut, pemberian pil KB kepada 2 gadis tersebut, sebagai bentuk menutupi perbuatan terlarang suaminya bernama Paijo (67), seorang buruh pabrik kayu asal Lampung yang bekerja di Palaran.

Tribunmanado.co.id, melansir dari Tribun Video, diberikan jika dua orang kakak beradik menjadi korban pencabulan selama bertahun-tahun oleh ayah mereka (Paijo).

Ulah nakal Paijo yang sebelumnya disebutkan sebagai ayah tiri telah mencabuli dua anak kandungnya selama tujuh tahun, yakni sejak 2012.

Yang lebih memilukan ternyata perbuatan bejat pelaku sudah diketahui oleh ibu kandung dari kedua gadis itu.

Nah bukan melaporkan ke kepolisian, sang ibu malah memberikan pil KB kepada dua buah hatinya itu agartidak hamil.

BERITA POPULER:

Baca: VIRAL VIDEO Pria Tua Menangis Ditilang Sat Lantas Polres Minsel: Tolong Tuhan, Kita Nyanda Ada Beras

Baca: VIDEO VIRAL Tak Terima Ditilang Sat Lantas Polres Minsel, Pria Ini Menangis: Tolong Kasiang Tuhan!

Motif sang ibu memberikan pil KB kepada kedua putrinya itu gegara ia takut ketika anaknya hamil dan perbuatan pelaku ketahuan maka otomatis sang suami akan mendekam dipenjara.

Hal inilah yang membuat ia takut jika sang suami tak bisa lagi memberi nafkah dia dan  ketiga anaknya. 

Dikutip dari RRI, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah Kota Samarinda Adji Suwignyo membenarkan adanya kasus hubungan inses tersebut.

"Perilaku bejat seorang ayah mencabuli dua anak dibawah umur terjadi lagi di Samarinda tepatnya di Palaran sangat mengerikan," terang Adji.

Disebutkan Adji bahwa kasus pencabulan yang telah terjadi selama tujuh tahun tersebut tebongkar karena korban cerita ke tetangga.

"Mereka sudah gak tahan lagi mba jadi mereka mulai cerita ketetangga yang dipercaya dan langsung dibawa kantor polisi dan visum sekarang kasus tengah diproses," kata Adji.

Kini pelaku telah ditangkap pihak kepolisian atas perbuatannya.

Atas kasus ini adji suwignyo menyebut perlu keseriusan dari semua pihak untuk dapat mengurai mengapa permasalahan ini kian meningkat bahkan dari banyak kasus yang terjadi pihak yang turut membantu prilaku pelaku adalah orang-orang terdekat.

Pada tahun 2019 ini Tegas Ketua KPAI Daerah Kota Samarinda kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur dikota ini semakin tinggi. 

Cerita Lengkap Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung: Rutin Minta Jatah hingga Main Dalam yang Waktu Lama

Sebelumnya kasus ayah perkosa anak juga pernah terjadi.

Bahkan itu dilakukan rutin oleh pelaku.

Ya seorang pria inisial JM (43), di salah satu Kecamatan di Kupang, NTT tega mencabuli buah hatinya yang masih berusia 12 tahun.

Bahkan aksi tak terpuji itu dilakukan selama bertahun-tahun.

Korban yang masih duduk dibangku sekolah SMP itu tak bisa berbuat apa-apa saat ayah kandungnya memintanya untuk melayani nafsu bejat sang ayah.

Siswi SMP
Siswi SMP (KolaseTribunmanado.co.id/ist)

Menurut pengakuan gadis malang itu, dia sering mendapat perlakuan seksual sedarah itu rutin setiap bulan dari sang ayah.

Sang ayah kandung JM (43) yang tinggal satu rumah dengan korban, rutin melakukan aksi tak terpuji itu setiap kali ia dalam kondisi mabuk minuman keras (miras).

Baca: Tinggal Berdua di Dalam Kamar Kos, Siswi SMP di Kupang Diperkosa Berkali-kali oleh Ayah Kandungnya

Baca: Ditinggal Ibu Merantau, Siswi SMP Jadi Budak Seks Ayah Kandung: Rutin Dilakukan Setiap Bulan

Bahkan, saat main, sang ayah meminta tak hanya satu atau dua kali saja.

Sang ayah meminta jatah lebih dari dua kali dan dalam waktu yang lama.

Korban yang ditinggal ibu kandungnya bekerja di luar negeri terpaksa mengikuti nafsu bejat ayahnya karena sering diancam jika tidak patuh.

Perbuatan sang ayah itu dilakukan di dalam kamar kos yang mereka tempati berdua.

Kasus ini terungkap setelah sang anak sudah tidak tahan lagi terhadap perlakuan ayah yang seharusnya melindungi dirinya itu.

IJM kemudian menceritakan apa yang ia alami itu kepada ibunya melalui telepon. 

Ibunya yang kaget kemudian menelpon saudaranya untuk melihat kondisi IJM.

Sang paman pun langsung melihat kondisi sang keponakan.

Saat dikunjungi itu, IJM langsung menceritakan apa yang telah diperbuat sang ayah terhadap dirinya.

Sang paman kemudian membawa korban ke Mapolres Kupang Kota untuk melaporkan ayahnya.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Bobby Jacob Mooynafi SH melalui Kanit PPA Bripka Brigita Usfinit, Selasa (5/2/2019), menuturkan, berdasarkan pengakuan korban, dalam setiap bulan ia dipaksa dan diancam harus melayani birahi ayahnya lebih dari dua kali.

Dan itu katanya telah berlangsung lama.

"Pengakuan korban, setiap kali ayahnya pulang dalam keadaan mabuk maka ia dipaksa untuk membuka celana dan melayani ayahnya. Kejadian itu berlanjut setiap bulan dan sudah terjadi dalam waktu yang lama," ungkap Brigita.

Namun, pelaku, lanjut Brigita, mengaku tidak ingat lagi berapa kali ia melakukan perbuatan bejat itu.

Ia mengaku mabuk sehingga tidak dapat mengingat jumlah perbuatannya secara pasti.

"Kalau pelaku mengaku tidak ingat berapa kali sudah ia meniduri anaknya, karena katanya itu dilakukan saat ia sedang mabuk," jelasnya.

Kasus percabulan dan persetubuhan JM (43) terhadap anak perempuannya, IJM yang baru berusia 12 tahun telah diakui oleh pelaku.

Bocah 7 Tahun Ungkap Hendak Diperkosa Ayah, Berawal dari Ibu yang Curiga Anak Menangis saat Kencing 1
Bocah 7 Tahun Ungkap Hendak Diperkosa Ayah, Berawal dari Ibu yang Curiga Anak Menangis saat Kencing 1 (ilustrasi)

Sedangkan, dari pengakuan IJM, perbuatan bejat yang harus ia tanggung dari orang yang paling dekat dengannya itu telah berlangsung berulang kali.

Saban bulan, ia mendapat perlakuan itu lebih dari dua kali.

Diberitakan sebelumnya, JM yang lama ditinggal istrinya merantau ke Negeri Jiran itu ternyata tega menjadikan anak perempuannya sebagai budak seks selama bertahun tahun.

Parahnya, hal itu dilakukan lelaki yang sehari hari bekerja sebagai tukang ojek di Oebufu itu terhadap anaknya yang masih di bawah umur dengan paksaan dan ancaman saat ia berada di bawah pengaruh miras.

Kejadian itu dilakukan pelaku di rumah indekos yang mereka tempati di daerah Oebufu, Kota Kupang.

Sedang, ibu korban yang juga istri pelaku, RP, kata Brigita telah lama meninggalkan mereka untuk menjadi TKI di Malaysia.

Baca: Gunakan Dasi dan Sabuk, Siswa SMP Jerat Temannya Hingga Tewas, Ini Motifnya

Baca: Pelajar SMP Ini Dibunuh Temannya Pakai Ikat Pinggang dan Dasi, Seperti ini Dugaan Motif Pelaku

Baca: Waduh, Anak SD dan Siswa SMP Terpaksa Dinikahkan Orang Tua, Karena Hal Ini

Baca: Sopir Angkot Ini Ditangkap Polisi Lantaran Cabuli Tetangganya yang Masih SMP, Ngaku Suka Sama Suka

"Korban bercerita, jika ayahnya pulang dalam keadaan mabuk maka akan membangunkan korban dan menyuruhnya membuka celana. Korban selalu menolak namun dipaksa dan ditarik paksa celana pendek serta celana dalamnya kemudian disetubuhi," katanya.

Kejadian nahas ini terkuak ketika korban menceritakan apa yang ia alami kepada ibunya melalui telepon. Ibunya yang kaget kemudian menelpon saudaranya untuk melihat kondisi IJM. Saat dikunjungi itu, ia kemudian menceritakan apa yang telah diperbuat ayahnya kepadanya.

Pamannya itu kemudian membawa korban untuk melaporkan ayahnya ke Polres Kupang Kota.

"Laporan itu sudah masuk sejak bulan November 2018 dan saat ini sedang kita tangani," kata Brigita.

Pelaku terancam 15 tahun penjara karena disangkakan melanggar pasal 81 ayat (3) UU Perlindungan Anak.

"Pelaku kini sudah kita tahan. Dia (YM) disangkakan melanggar persetubuhan anak di bawah umur, Pasal 81 Ayat (3) UU 17/2016 junto UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara dan denda maksimal lima miliar," ujarnya. (Tribunmanado.co.id/Indri Fransiska)

Penulis: Reporter Online
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved