Kekerasan
Pilot Lion Air yang Menganiaya Pegawai Hotel Ditetapkan Sebagai Tersangka dan Ditahan
Sebelumnya, korban penganiayaan yaitu AR (28), mendatangi Polrestabes Surabaya untuk melaporkan penganiayaan yang dialaminya.
TRIBUNAMANDO.CO.ID - Oknum Pilot Lion Air yang diketahui berinisial AG (29) itu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.
Oknum pilot Lion Air yang sempat viral karena menganiaya petugas hotel akhirnya ditahan.
Mapolrestabes Surabaya kemudian turun tangan terkait viralnya kasus tersebut pihak
Penetapan AG sebagai tersangka merupakan tindak lanjut dari proses penyelidikan kepolisian terhadap video rekaman kamera pengawas yang kemudian menjadi viral melalui media sosial itu.
Keterangan terkait hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera, saat ditemui pada Kamis (9/5/2019).
"Kalau dilihat dari video, itu penganiayaan," ujar Frans Barung, seperti dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (10/5/2019).
Baca: RESMI! Sponsor Utama Gojek Liga 1 2019 Digantikan Shopee, Berapa Durasi dan Nilai Kontraknya?
AG juga diketahui kini telah ditahan di Mapolrestabes Surabaya.
"Tadi malam sudah kami tahan. Terhitung hari ini sudah kami tahan di Mapolrestabes," jelasnya, seperti dilansir oleh Kompas.com pada Kamis (9/5/2019).
Sebelumnya, korban penganiayaan yaitu AR (28), mendatangi Polrestabes Surabaya untuk melaporkan penganiayaan yang dialaminya.
Ia mendatangi pihak kepolisian pada Jumat (3/5/2019) didampingi oleh perwakilan pihak hotel beserta kuasa hukumnya.
Laporan AR kemudian dicatat dalam laporan kepolisian nomor STTLP/B/440/V/Res.1.6/2019/SPKT/JATIM/RESTABESSBY.
Kasus itu kemudian diambil alih oleh Polda Jatim dengan sejumlah alasan.
Satu di antaranya adalah lantaran pihak kepolisian tak ingin adanya intervensi dalam menangani perkara tersebut.
Apalagi kasus ini sudah menjadi perhatian khalayak publik.
Kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh oknum pilot AG itu diketahui terjadi pada Jumat (30/4/2019), sekitar pukul 05.27 WIB.
Penganiayaan tersebut terjadi di La Lisa Hotel, yang bertempat di Jalan Raya Nginden Nomor 82, Surabaya.
Berdasarkan keterangan yang diterima oleh pihak kepolisian tindakan kekerasan tersebut dipicu lantaran rasa kecewa tersangka atas pelayanan Hotel La Lisa.
Atas perlakuan yang ia lakukan tersebut, AG kemudian dijerat dengan Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang dugaan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan.
Baca: Lukman Hakim Laporkan Pengembalian Uang Setelah OTT KPK, Begini Kronologinya
Sempat dinyatakan Grounded
Terkait viralnya video tersebut, pihak maskapai Lion Air sempat memberikan klarifikasinya pada Jumat (3/5/2019).
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.
Melalui keterangan resminya, Danang menerangkan bahwa lelaki dalam video yang viral tersebut benar merupakan pilot Lion Air.
"Lion Air sangat patuh menerapkan dan mengutamakan budaya kedisiplinan di semua lini, termasuk perilaku ataupun etika karyawan," terang Danang melalui keterangan resmi, seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (3/5/2019).
Pihak manajemen Lion Air memutuskan untuk menonaktifkan pihak bersangkutan setelah video rekaman CCTV tersebut beredar luas.
"Atas hal tersebut, Lion Air sudah melaksanakan aturan perusahaan dengan tidak menugaskan AG sesuai profesinya atau tidak memberikan izin tugas terbang (grounded)," jelasnya seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (2/5/2019).
Videonya Viral
Sebuah video rekaman kamera pengawa (CCTV) menjadi viral melalui media sosial Facebook.
Dalam video tersebut terlihat aksi kekerasan yang dilakukan oleh seorang lelaki yang mengenakan baju seragam putih khas pilot.
Video tersebut diunggah oleh pengguna akun Facebook Yuni Rusmini pada Kamis (2/5/2019).

Aniaya Pegawai Hotel karena Masalah Baju (Capture Facebook Yuni Rusmini)
Di video unggahan Yuni Rusmini tersebut, awalnya terlihat oknum diduga pilot tersebut tengah berada di depan konter meja resepsionis.
Baca: TERBARU Real Count KPU Pileg 2019 Jumat 10 Mei, Persaingan Ketat di Posisi Kedua, Demokrat Terkejar
Ada dua orang pegawai hotel yang sedang bertugas, yang satu sibuk dengan layar komputernya, sementara satu lainnya melayani pria itu.
Oknum tersebut seakan menunjukkan baju yang saat itu dikenakannya kepada petugas resepsionis.
"Orangnya mulai masuk," bunyi suara yang terdengar dalam video.
Oknum pilot itu lalu merenggangkan tangannya selayaknya menunjukkan baju seragam yang sedang digunakannya.
Petugas yang melayani oknum pilot tersebut kemudian mendekat dan terlihat meneliti seragam yang dikenakan oleh pria itu.
Saat posisi pegawai hotel itu berada dekatnya untuk meneliti lebih dekat baju seragam yang dikenakannya, oknum diduga pilot tersebut tiba-tiba melayangkan sebuah tamparan ke pipi pegawai hotel tersebut dengan tangan kiri.
"Satu tamparan," sebut perekam video.
Tamparan yang diberikan oknum tersebut menyebabkan pegawai hotel tersebut sedikit terdorong mundur.
Sementara itu, rekan lain pegawai hotel tersebut terlihat masih sibuk dengan layar komputernya namun sesekali melirik ke arah oknum pilot tersebut.
Tak puas dengan sekali tamparan, pria tersebut kemudian kembali menampar pegawai hotel itu.
Pegawai hotel yang menjadi korban tindak kekerasan tersebut kemudian melindungi kepalanya dengan menutupi wajahnya menggunakan tangannya.
"Dua tamparan," seru perekam video.
Oknum pilot tersebut kemudian melanjutkan luapan amarahnya dengan memukul bagian atas kepala pegawai berseragam coklat tersebut.
"Tiga tamparan," tutur perekam video.
Baca: Felly Ungguli JWS di Manado, Jerry Unggul Tipis Atas AJP
"Terakhir keempat, dia mukul," jelasnya.
Beberapa saat oknum pilot tersebut terlihat seperti berbicara kepada pegawai hotel itu, kemudian ia mengajak berbicara pegawai lainnya seperti tengah menyuarakan protesnya.
Oknum pilot tersebut juga tampak membalik tubuhnya untuk memperlihatkan baju seragam bagian belakangnya.
Kedua pegawai hotel tersebut hanya mampu terdiam mendengar aksi protes oknum pilot tersebut.
Setelah menunjukkan bagian belakang baju seragamnya, tiba-tiba saja oknum pilot tersebut melayangkan tinjunya ke arah pegawai hotel yang sebelumnya ia tampar.
Oknum tersebut pada akhirnya ditenangkan oleh seorang lelaki berjas hitam yang baru saja tiba di lokasi kejadian.
********
Berita Populer:
Baca: Jenderal Andika Perkasa: Memproses Letkol Lebih Penting, Daripada Laporkan Rizal Ramli ke Polisi
Baca: Bunuh dan Mutilasi PSK, Kakek 64 Tahun Masak Potongan Tubuh Korban sebelum Dibekukan
Baca: Selain Bermanfaat Untuk Kesehatan, Buah Melon Juga Enak Dijadikan Salad dan Es Buah
Baca: MIRIS - Ternyata Sang Ibu Bantu Suami Perkosa Dua Anak Kandungnya, Sampai Beri Pil KB Agar Tak Hamil
Baca: Ini Dia Calon Anggota Dewan Termuda di Manado, Maju Karena Nazar, Tumbangkan 3 Ketua Partai