Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Umum

Tampil Bersama Said Didu, Mahfud MD Jelaskan Tujuan 'Garis Keras': Anda Terprovokasi

Mahfud MD menjelaskan, pernyataannya tentang 'garis keras' itu disampaikan saat wawancara bersama salah satu stasiun televisi.

Editor: Frandi Piring
Warta Kota/Tribunnews.com
Said Didu dan Mahfud MD 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mahfud MD menjelaskan soal 'garis keras' yang disampaikannya beberapa waktu lalu.

Penjelasan ini disampaikan oleh Mahfud MD saat hadir dalam acara Catatan Demokrasi Kita di Tv One yang dihadiri pula oleh politisi Maruarar Sirait, Fadli Zon dan Ekonom Rizal Ramli, Selasa (30/4/2019).

Mahfud MD menjelaskan, pernyataannya tentang 'garis keras' itu disampaikan saat wawancara bersama salah satu stasiun televisi.

Dalam wawancara tersebut, Mahfud MD ditanya perihal rekonsiliasi pasca Pemilu 2019.

Pertanyaan dari pewawancara kepada Mahfud MD tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan para pimpinan organisasi masyarakat (ormas) berbasis Agama di kediaman Jusuf Kalla (JK).

Baca: UPDATE REAL COUNT KPU Data 58,8 Persen: Prabowo Belum Mampu Mengejar Jokowi

Mahfud MD menjelaskan, saat itu Jusuf Kalla meminta para pemimpin ormas keagamaan untuk mempertemukan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto guna melakukan rekonsiliasi.

"Jadi pada tanggal 22 itu ada rapat pimpinan ormas Islam."

"Di situ memutuskan pemilu berjalan dengan baik tapi sekarang masih panas."

"Pak JK menugaskan ormas-ormas Islam untuk mempertemukan Pak Jokowi dan Pak Prabowo dalam rangka rekonsiliasi," kata Mahfud MD.

Mahfud MD kemudian menjelaskan definisi garis keras menurutnya.

HALAMAN SELANJUTNYA > > >

Baca: Singgung Ranah Politik Indonesia, Prabowo: Pengkhianat Bangsa Ialah Elite yang Mencuri dari Rakyat

Baca: Triple Pantun Prabowo Warnai Perayaan Hari Buruh di Tennis Indoors Senayan, Gunung - Cempaka Biru

Tautan: http://www.tribunnews.com/nasional/2019/05/01/satu-forum-bersama-fadli-zon-mahfud-md-beri-penjelasan-tentang-garis-keras-tidak-mau-didikte.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved