Nelayan Asal Manado Terapung 12 Hari di Perairan Selat Makassar, Bertahan Hidup Minum Air Hujan

Nelayan bernama Imanuel Antameng berusia 40 tahun, bertahan hidup selama 12 hari di atas rumpon yang terapung di lautan.

Nelayan Asal Manado Terapung 12 Hari di Perairan Selat Makassar, Bertahan Hidup Minum Air Hujan
HO/Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan
Nelayan bernama Imanuel Antameng (40), bertahan hidup selama 12 hari di atas rumpon yang terapung di lautan berhasil diselamatkan KM Lambelu yang melintas di perairan Selat Makassar. (HO/Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan) 

Sekitar 12 menit kemudian nelayan tersebut dievakuasi naik ke atas kapal, lalu dibawa ke poliklinik dilakukan pemeriksaan oleh dokter kapal.

Nelayan di atas rumpon yang hanyut di perairan Selat Makassar dievakuasi oleh kru kapal PT Pelni KM Lambelu, Senin (29/4/2019).
Nelayan di atas rumpon yang hanyut di perairan Selat Makassar dievakuasi oleh kru kapal PT Pelni KM Lambelu, Senin (29/4/2019). (HO/Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan)

Hasil pemeriksaan menyatakan Imanuel dalam kondisi normal dan sehat.

Dari berita acara KM Lambelu yang diterima TribunKaltim.co, disebutkan bahwa nelayan tersebut beralamat di Lingkungan II RT-RW 002 Kelurahan Manado Tua Dua, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Sementara itu, Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan Oktavianto mengatakan, selama 12 hari terapung di lautan nelayan tersebut bertahan hidup dari air hujan dan sisa makanan yang tersedia di rumpon.

Nasib Imanuel juga mujur karena berbekal radio VHF. 

"Selama terapung-apung di laut masih bisa menggunakan radio VHF untuk meminta bantuan. Beberapa kali jika ada kapal yang kelihatan melintas dia berusaha mengubungi tetapi tidak ada jawaban, sampai akhirnya KM Lambelu menyelamatkannya," kata Oktavianto dalam keterangannya.

Nelayan bernama Imanuel Antameng (40), bertahan hidup selama 12 hari di atas rumpon yang terapung di lautan berhasil diselamatkan KM Lambelu yang melintas di perairan Selat Makassar.
Nelayan bernama Imanuel Antameng (40), bertahan hidup selama 12 hari di atas rumpon yang terapung di lautan berhasil diselamatkan KM Lambelu yang melintas di perairan Selat Makassar. (HO/Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan)

Saat KM Lambelu sandar di Balikpapan, nelayan tersebut menolak untuk tinggal karena dia mengaku tak punya keluarga di Balikpapan.

"Saat ini orang tersebut minta ikut ke Parepare, tujuan akhir KM Lambelu. Kemudian nanti dilanjutkan perjalanan ke Bunaken," kata Oktavianto.

Simak Videonya:

Kisah Warga Bontang 14 Jam Mengapung di Laut

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved