Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nelayan Asal Manado Terapung 12 Hari di Perairan Selat Makassar, Bertahan Hidup Minum Air Hujan

Nelayan bernama Imanuel Antameng berusia 40 tahun, bertahan hidup selama 12 hari di atas rumpon yang terapung di lautan.

Editor: Rhendi Umar
HO/Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan
Nelayan bernama Imanuel Antameng (40), bertahan hidup selama 12 hari di atas rumpon yang terapung di lautan berhasil diselamatkan KM Lambelu yang melintas di perairan Selat Makassar. (HO/Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang nelayan asal Manado, Sulawesi Utara, ditemukan hanyut di perairan Selat Makassar.

Nelayan bernama Imanuel Antameng berusia 40 tahun, bertahan hidup selama 12 hari di atas rumpon yang terapung di lautan.

Rumpon nelayan tersebut lepas dari jangkar yang tertambat di perairan Laut Sangir sejak Rabu (17/4/2019).

Rumpon milik nelayan itu hanyut sampai ke tengah perairan Selat Makassar.

Beruntung, nelayan tersebut mendapat pertolongan.

Ia berhasil diselamatkan oleh kapal PT Pelni KM Lambelu saat melintas di periaran tersebut pada Senin (29/4/2019).

KM Lambelu dalam pelayaran dari Nunukan tujuan ke Balikpapan, pada pukul 13.15 Wita menerima panggilan radio VHF dari Imanuel yang meminta bantuan pertolongan.

Mendengar kabar itu, nahkoda KM Lambelu langsung bergerak cepat.

Pukul 13.17 Wita nahkoda ke anjungan melakukan olah gerak untuk menuju lokasi korban yang diketahui melalui radar berada pada posisi 03.29.6°N 118.20.3°E.

Pukul 14.00 Wita, KM Lambelu tiba di lokasi rumpon milik nelayan Imanuel.

Sekitar 12 menit kemudian nelayan tersebut dievakuasi naik ke atas kapal, lalu dibawa ke poliklinik dilakukan pemeriksaan oleh dokter kapal.

Nelayan di atas rumpon yang hanyut di perairan Selat Makassar dievakuasi oleh kru kapal PT Pelni KM Lambelu, Senin (29/4/2019).
Nelayan di atas rumpon yang hanyut di perairan Selat Makassar dievakuasi oleh kru kapal PT Pelni KM Lambelu, Senin (29/4/2019). (HO/Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan)

Hasil pemeriksaan menyatakan Imanuel dalam kondisi normal dan sehat.

Dari berita acara KM Lambelu yang diterima TribunKaltim.co, disebutkan bahwa nelayan tersebut beralamat di Lingkungan II RT-RW 002 Kelurahan Manado Tua Dua, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Sementara itu, Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Balikpapan Oktavianto mengatakan, selama 12 hari terapung di lautan nelayan tersebut bertahan hidup dari air hujan dan sisa makanan yang tersedia di rumpon.

Nasib Imanuel juga mujur karena berbekal radio VHF. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved