Viral di Facebook
Kisah Tanta Lala Manado, Pemilik Jargon Biasa Anak Durhaka yang Kini Dibayar 10 Juta Sekali Manggung
Wanita asal Manado yang terkenal dengan jargonnya 'biasa anak durhaka' itu menjadi perbincangan khalayak maya.
Penulis: Reporter Online | Editor: Indry Panigoro
Berawal dari saat menerima tawaran job di Kota Palu, Tanta Lala menceritakan bagaimana dirinya kini mempunyai manajer yang tak lain adalah pamannya sendiri, H Husen Padju.
Tanta Lala yang kala itu manggung di Kota Palu yang seharusnya menerima bayaran senilai Rp 8 juta dari budget si penyelenggara.
Namun penyanyi dangdut itu hanya menerima tak sampai dari setengah yakni Rp 3 juta.
"Tanta Lala seharusnya terima bayaran Rp 8 juta, malah cuma dikasih Rp 3 juta dari penyelanggara," ucapnya kesal.
Senada dengan ucapan Tanta Lala, H Husen Padju membenarkan apa yang Tanta Lala katakan dan mulai menceritakan tujuan dirinya menjadi manager dari keponakannya sendiri.
Husen mengatakan, jika dirinya tak ingin keponakannya ini dibohongi orang lewat ketenarannya di media sosial.

"Saya ingin menjadi manajer dia (Tanta Lala) semata-mata hanya ingin menyelamatkan dia dari orang-orang yang akan memanfaatkan ketenarannya, istilah dalam bahasa Manado, supaya orang nyanda bekeng bodok," Jelas Husen sambil meyakinkan, kepada wartawan Tribun Manado, Rabu (10/04/2019), di rumah kediaman Tanta Lala.
Baginya, menjadi seorang manager Tanta Lala yang kini viral yang memiliki pengikut hingga 75 ribu lebih adalah hal yang tak mudah.
Mulai dari nyinyiran orang hingga waktu tidur yang terganggu.
Menurut Husen yang juga seorang Imam Masjid di komplek kediaman Tanta Lala, dirinya sering mendapatkan cibiran karena keterlibatan dirinya yang saat ini merupakan seorang Imam masjid menjadi manager seorang penyanyi dangdut.
"Banyak yang tanya kenapa saya mau menjadi manager Tanta Lala yang notabennya seorang penyanyi dangdut sedangkan saya adalah seorang Imam masjid, bagi sedikit dari mereka mengatakan jika tak seharusnya seorang imam menjadi manager penyanyi dangdut yang pakaiannya minim," tutur Husen.
Ia pun membeberkan jawabannya. Husen mengatakan, jika dirinya menjadi manager pertama selain mengatur jadwal acara Tanta Lala, dirinya juga memenej prilaku hingga penampilan Tanta Lala agar tak seperti penyanyi dangdut yang selama ini dianggap tak baik oleh sebagian orang.
Bahkan Iapun menjelaskan menjadi seorang managet pun tak gampang, jika biasanya dirinya tidur nyenyak bersama sang istri, kini semenjak menjadi manager Tanta Lala, waktu istrahat dan tidur pun terganggu.
Pernah Diajak Video Call Dini Hari
Saking tenarnya Tante Lala, wanita yang terkenal dengan goyangan mematikan itu pernah sempat dihubungi lewat tengah malam.
Fans itu menghubungi Tante Lala lewat managernya.
"Pernah pukul 03.00 pagi, ada yang telfon hanya untuk ingin video call dengan Tanta Lala," ucapnya sambil tertawa.
Namun, dirinya menegaskan jika itu semua risiko dan harus berlapang dada. (Tribunmanado.co.id/Ind/Ana)
Tonton video ini ya:
Jangan lupa Follow Instagram Tribun Manado: