Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Religi

Akan Ada Pelantikan Anak Cabang Pemuda Katolik Se-Kabupaten Minahasa

Diketahui, tanggal 15 November 1945 Lahir AMKRI di tengah ramainya perjuangan dan munculnya organisasi kepemudaan.

Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA
Akan Ada Pelantikan Anak Cabang Pemuda Katolik Se-Kabupaten Minahasa 

Akan Ada Pelantikan Anak Cabang Pemuda Katolik Se-Kabupaten Minahasa

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Pengurus Pemuda Katolik (PK) Komisariat Cabang (Komcab) Minahasa (ketua Presly Johanes Korengkeng SE dan Sekretaris Willy Lengkong mengundang Ketua dan Pengurus Pemuda Katolik Komda Sulut, pengurus dan anggota Pemuda Katolik Komcab Minahasa, Ketua dan Pengurus Pemuda Katolik se-Komcab Sulut, dan ketua dan pengurus anak cabang Pemuda Katolik se-Kabupaten Minahasa.

Para undangan diundang untuk pelantikan anak cabang Pemuda Katolik se-Kabupaten Minahasa.

Juga ada diskusi kader Pemuda Katolik.

Tema diskusi: Integritas Sikap Orang Katolik Menghadapi Pesta Demokrasi Dalam Menata Persekutuan Yang Menghidupkan Sebagai Saudara.

"Kegiatan dibuat Sabtu (30/03/2019). Tempatnya Kasuang Spiritual Center (KSC) Paroki Santo Antonius dari Padua Tataaran. Pro Eccelsia et patria. Pro Bono Publico," kata Presly.

Diketahui, tanggal 15 November 1945 Lahir Angkatan Muda Katolik Republik Indonesia (AMKRI) di tengah ramainya perjuangan dan munculnya organisasi kepemudaan.

12 Desember 1949 dalam Kongres Umat Katolik Seluruh Indonesia (KUKSI) lahir Muda Katolik Indonesia (MKI).

Seterusnya pada Juni 1960 MKI dalam kongres di Solo diubah menjadi Pemuda Katolik yang diusulkan oleh Munajat (yang pernah menjadi Delegasi RI ke Konferensi Meja Bundar).

Ketika tahun 1965, saat Partai Komunis Indonesia (PKI) merajalela, Pemuda Katolik mengubah politik bersama yang lain. Semua organisasi pemuda berbaju hitam, hanya gambar di belakang yang membedakannya, salib, kepala banteng, dan sebagainya.

Dalam masa itu Pemuda Katolik kesulitan dalam membendung massa PKI.

Pemuda Katolik tidak mempunyai masa banyak.

Saat itu orang Katolik jumlahnya belum banyak.

Timbul inisiatif untuk mendidik 50 orang anggota Pemuda Katolik secara basis Marhaen yang ditempat tersebut terdapat Marhaen.

Hasilnya memang mengejutkan, Pemuda PNI berkembang pesat dengan terjunnya Marhaen Katolik tadi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved