Berita Sitaro

Hybrid Terjadi 31 Kali dan Lelehan Lava dari Gunung Karangetang

Aktivitas kegempaan Gunung Karangetang, Sitaro, Sulawesi Utara, semakin meningkat.

Hybrid Terjadi 31 Kali dan Lelehan Lava dari Gunung Karangetang
TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS
Hybrid Terjadi 31 Kali dan Lelehan Lava dari Gunung Karangetang 

Hybrid Terjadi 31 Kali dan Lelehan Lava dari Gunung Karangetang

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Aktivitas kegempaan Gunung Karangetang, Sitaro, Sulawesi Utara, semakin meningkat.

Khususnya hybrid yang mencapai 31 kali pada siang dan sore hari, Jumat (22/03/2019).

Pada siang hari secara visual tidak terlihat lantaran tertutup kabut tebal.

"Tadi sempat terjadi guguran lava dari kawah utama (selatan) mengarah ke arah lereng barat yaitu kali beha barat dan kali batang," jelas Yudia Tatipang Kepala pos PGA Karangetang.

Secara kegempaan tercatat ada satu kali guguran dengan amplitudo 42 mm dengan durasi 145 detik, hembusan juga sekali dengan amplitudo 5 mm, durasi 32 detik.

Hybrid terjadi 12 kali dengan amplitudo : 4-12 mm, S-P 0 detik, durasi 7-15 detik, tektonik jauh sekali dengan amplitudo 19 mm, S-P 53 detik, durasi 28 detik, serta microtremor terekam dengan amplitudo 0.25 mm (dominan 0.25 mm).

Sedangkan pada sore hari terlihat asap  kawah bertekanan kuat berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 75-100 m di atas puncak kawah. Juga asap kawah 2 putih sedang tinggi 25-50m.

Secara kegempaan terjadi dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-6 mm, durasi 16-26 detik, hybrid19 kali, dengan amplitudo 3-17 mm, S-P 0 detik, durasi  3-14 detik. Vulkanik dangkal sekali dengan 4 mm, durasi 7 detik. Microtremor terekam dengan amplitudo 0.25 mm (dominan 0.25 mm)

"Sampaikan saat ini, status aktivitas gunung Karangetang masih pada level III atau siaga," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved