Terjadi di Teling Atas, Karena Lilin, Keluarga Mawitjere Assa Rugi Rp 300 Juta
Gara-gara lilin, keluarga Mawitjere Assa mengalami kerugian Rp 300 juta.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
Terjadi di Teling Atas, Karena Lilin, Keluarga Mawitjere Assa Rugi Rp 300 Juta
TRIBUNMANDO.CO.ID, MANADO - Gara-gara lilin, keluarga Mawitjere Assa mengalami kerugian Rp 300 juta.
Kejadian yang mungkin tak akan dilupakan oleh keluarga Mawitjere Assa itu terjadi di Kelurahan Teling Atas, Lingkungan IV, Kecamatan Wanea, Senin (18/3/2019) tadi, sekitar pukul 20.15 Wita.
Ya, Senin malam itu, lilin yang ditinggal menyala di rumah, tak disangka bisa membuat keluarga Mawitjere Assa harus 'menggigit jari' karena kerugian yang tak sedikit.
Ratusan juta kerugian yang diakibatkan oleh terbakarnya rumah mereka.
Rumah yang awalnya berdiri kokoh, nan indah indah itu, pada Senin malam kemarin hangus terbakar gara-gara lilin yang ditinggal dalam keadaan menyala.
Baca: Duka Bakan, Ratusan Lilin Terpasang di Bawah Tugu Perjuangan Kotamobagu
Baca: Polisi Sudah Tetapkan 4 Tersangka Kasus Kebakaran Hutan di Riau
Baca: Kebakaran di Desa Bongkudai Baru, Meyke Kini Hanya Punya Pakaian di Badan
Total ada tiga lilin yang ditinggal menyala di rumah Mawitjere Assa itu.
Menurut saksi Marco Kodak (13), seperti yang diutarakan Kapolsek Wanea Kompol Hamsy, sebelum mereka keluar rumah, Marco sempat memasang tiga buah lilin di dalam rumah mereka, dan tidak dimatikan saat mereka keluar rumah.
Tiga buah lilin yang dipasang di rumah mereka itu, ternyata bukan hanya dipasang pada Senin malam saja.
Pemasangan lilin itu dilakukan seusai meter listrik rumah mereka dicabut oleh PLN.
"Informasi, karena menunggak pembayaran listrik, meter listrik mereka dicabut, sehingga setiap malamnya, mereka hanya mengandalkan lilin sebagai penerang," lanjut kapolsek.
Kapolsek pun menduga, kebakaran yang terjadi hingga menghaskan rumah itu kemungkinan karena lilin.
"Kemungkinan besar kebakaran ini terjadi akibat lilin yang dipasang oleh lelaki Marco," ungkapnya.
Sementara itu, akibat kebakaran tersebut, keluarga Mawitjere Assa mengalami kerugian Rp 300 juta.
Diketahui, saat kejadian, pemilik rumah tengah berada di gereja untuk melaksanakan ibadah.