Breaking News:

Sulut Sempat Gelap usai Penyegelan Kapal Listrik: PLN-Bea Cukai Carikan Solusi

Pemadaman listrik kembali terjadi di Sulawesi Utara dan Gorontalo, Minggu (24/2/2019) pukul 00.00 Wita. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo

antara
Seorang anak di Gorontalo terpaksa belajar menggunakan penerangan lilin lantaran listrik padam pada Januari 2019 lalu. 

Pemprov berterima kasih kepada PLN dan Bea Cukai yang sudah menemukan solusinya. "Terima kasih PLN dan Bea Cukai," katanya melalui aplikasi WhatsApp.

Dalam rilisnya, PLN sampaikan kepada seluruh pelanggan PLN wilayah Sulut-Go bahwa sistem kelistrikan Sulut-Go dalam keadaan aman dan tidak ada defisit yang terjadi.

"Malam ini alhamdulillah tidak terjadi defisit, jadi bisa kami pastikan dari sistem aman dan tidak ada pemadaman," tulis Clay melanjutkan rilis GM PLN UIW Suluttenggo Christyono.

Pengamat ekonomi dari Universitas Sam Ratulangi, Joy Tulung menilai janggal. Kata dia, institusi sebesar PLN harusnya masalah administrasi seperti ini tidak terjadi.

“Karena PLN kan sudah profesional, Bea Cukai tentunya hanya menjalankan aturan. Dan tidak ada keterangan resmi dari kedua instansi apakah ada peringatan atau tidak, karena kalau hal seperti ini sebenarnya harus ada peringatan terlebih dahulu bahwa izin kapal tersebut sudah akan habis,” kata dia.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulawesi Utara akan terus mengawal janji PLN bahwa tak ada pemadaman akibat kapal genset di Amurang, Minahasa Selatan tak beroperasi.

"YLKI mengawal terus janji PLN bahwa tak ada pemadaman listrik karena masalah kapal genset di Amurang ini," ujar Aldy Lumingkewas, dari YLKI Sulut, Minggu (24/2/2019).

Saat mendapat informasi soal penyegelan kapal ini karena masalah Bea Cukai, Aldy langsung menelepon PLN untuk mengonfirmasi hal tersebut.
"Menurut mereka sudah ada jalan keluar dan pasokan listrik untuk konsumen masih aman karena masih ada surplus," katanya.
Tapi soal perizinan kapal, menurut Aldy, itu tanggung jawab PLN karena yang menyewa dan yang berkewajiban mengurus semua administrasi, sampai kapal asing tersebut beroperasi di Amurang.

Sebelumnya, unggahan PLN Suluttenggo di Facebook ramai ditanggapi warganet.

Hian Kaluara Lolowang Silahkan kalian selesaikan masalah ijin impor tpi jangan ganggu fasilitas listrik utk orang banyak. kami masyarakat tdk menikmati listrik dng gratis tapi bayar..pemerintah hrs turun tangan bertindak cari solusi panggil petinggi PLN dan bea cukai jangan saling ego ingatt...lagi2 masyarakat yg dikorbankan. Kami sebagai pelangan PLN tdk dpt menerima pemadaman dng alasan clasic... perijinan.

Halaman
1234
Penulis: Tim Tribun Manado
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved