Sulut Sempat Gelap usai Penyegelan Kapal Listrik: PLN-Bea Cukai Carikan Solusi
Pemadaman listrik kembali terjadi di Sulawesi Utara dan Gorontalo, Minggu (24/2/2019) pukul 00.00 Wita. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulawesi Utara akan terus mengawal janji PLN bahwa tak ada pemadaman akibat kapal genset di Amurang, Minahasa Selatan tak beroperasi.
"YLKI mengawal terus janji PLN bahwa tak ada pemadaman listrik karena masalah kapal genset di Amurang ini," ujar Aldy Lumingkewas, dari YLKI Sulut, Minggu (24/2/2019).
Saat mendapat informasi soal penyegelan kapal ini karena masalah Bea Cukai, Aldy langsung menelepon PLN untuk mengonfirmasi hal tersebut.
"Menurut mereka sudah ada jalan keluar dan pasokan listrik untuk konsumen masih aman karena masih ada surplus," katanya.
Tapi soal perizinan kapal, menurut Aldy, itu tanggung jawab PLN karena yang menyewa dan yang berkewajiban mengurus semua administrasi, sampai kapal asing tersebut beroperasi di Amurang.
Sebelumnya, unggahan PLN Suluttenggo di Facebook ramai ditanggapi warganet.
Hian Kaluara Lolowang Silahkan kalian selesaikan masalah ijin impor tpi jangan ganggu fasilitas listrik utk orang banyak. kami masyarakat tdk menikmati listrik dng gratis tapi bayar..pemerintah hrs turun tangan bertindak cari solusi panggil petinggi PLN dan bea cukai jangan saling ego ingatt...lagi2 masyarakat yg dikorbankan. Kami sebagai pelangan PLN tdk dpt menerima pemadaman dng alasan clasic... perijinan.
Charles Polandos Pentingkan fasilitas untuk publik,PLN semestinya jauh hari sudah menyelesaikan adminitrasi ini dgn BEA CUKAI,,,dan semestinya BEA CUKAI mementingkan kebutuhan masyarakat umum dgn solusi yg bijaksana tuk kepentingan umum Saya rasa ini MISS COMUNICATION
Xander Alan Bea cukai segel??? Utk apa??? Kapalnya dipake utk apa sebenarnya????utk dinikmati rakyat...dan mohon maaf PLN tolong disampaikan bahwa para pegawai bea cukai tolong hargai rakyat krn salah satu kompononen utk gaji kalian dari siapa???dari rakyat... Masa tidak ada toleransi... Dan mohon PLN pencerahannya knp hal ini bisa terjadi???
Kenapa pengurusan bisa terlambat/terhambat??? Dan kenapa rakyat juga yg kena...bukannya terlambat bayar rakyat kena getahnya...skrg terlambat ijin kami juga yg kena akibatnya...
Regend Mamahit fasilitas utk masyarakat umum kenapa di segel? apa tdk ada kebijakan lain dari Bea Cukai?
Billy Pijoh Harusnya Bea cukai nda langsung berhentikan krn operasional LMVPP menyangkut hajat hidup orang banyak contohnya pelayanan yg ada di Rumah sakit. Klo kita sarankan PLN me lobi BeaCukai agar membuka Segel BC sambil proses administrasi dan Hukum terus jalan. # Listrik kasiang kurang sama dgn Beras sama2 kebutuhan Pokok.
Namun adapula warganet yang menyalakan pihak kapal LMVPP dan PLN yang tak mengurus izin sebelum jatuh tempo:
Andrew Allan Rafael Dully Kok bisa sampe lewat masa berlakunya? Apakah soal perizinan ini PLN tidak ada bagiannya dikantornya? Kenapa gak ada antisipasi dari jauh2 hari? Kedengarannya agak kurang profesional alasannya.
Clif M Tololiu Rupa kurang koordinasi ini kank antar lembaga terkait... Sebenarnya sblm waktu jatuh tempo so mulai mengurus depe administrasi... Ato lagi kekurangan dana sto katu for sewa hehehhhe
Jahja Natakusuma Sebenarnya info ini menelanjangi PLN sendiri.. Kelihatan tidak ada KOORDINASI antar bagian di PLN... Perusahaan sebesar PLN tetapi management seperti warung... Masih kah pantas kita bayar orang2 seperti itu?

Ekonomi Sulut Terganggu
Robert Winerungan, pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Manado menilai, penyegelan kapal listrik oleh Bea Cukai adalah persoalan hukum yang berdampak kepada ekonomi.
Urusan kapal listrik ini harusnya bisa difasilitasi PLN. Bea Cukai menuntut pendapatan negara. Tapi di lain pihak kerugian bagi negara dalam hal ini masyarakat dan PLN.