Penyegelan Kapal Listrik, Bea Cukai: Tetap Bisa Beroperasi

Penyegelan kapal pembangkit listrik tidak berarti harus mengganggu kebutuhan listrik warga Sulawesi Utara.

Penyegelan Kapal Listrik, Bea Cukai: Tetap Bisa Beroperasi
net/wikipedia
Kapal pembangkit listrik terapung Karadeniz Powership Zeynep Sultan 

Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

TRIBUN MANADO.CO.ID, MANADO - Penyegelan kapal pembangkit listrik terapung Karadeniz Powership Zeynep Sultan di Amurang tidak berarti harus mengganggu kebutuhan listrik warga Sulawesi Utara.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara Cerah Bangun kepada Tribunmanado.co.id, Minggu (24/2/2019).

Ia menyebut, pihaknya siap memberi izin penggunaan kapal untuk kepentingan listrik.

"Meski disegel kan bisa beroperasi," kata dia.

Kata dia, langkah penyegelan harus dilakukan karena mengacu pada aturan yang berlaku.

"Jadi sesuai aturan kami segel," kata dia.

Kapal listrik tersebut disegel karena izin impor sementara sudah jatuh tempo dan belum ada perpanjangan.

Menurut Bangun, seharusnya kapal tersebut perlu mengurus izin definitif, bukan lagi izin sementara. Izin tersebut bisa diurus dalam tempo singkat.

"Bisa sehari dua hari selesai," katanya.

Baca: Terkait Penyegelan Kapal Listrik, Berikut Penjelasan Lengkap Bea Cukai Manado

Baca: Kapal Pembangkit Listrik Disegel Bea Cukai, PLN Suluttenggo Lakukan Pemadaman, Warganet Bereaksi

Halaman
1234
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved